Berita Semarang
Teror Maling di Ngaliyan Semarang, Bobol Rumah PNS dan Satpol PP, Bawa Kabur Barang-barang
Dua rumah, masing-masing milik PNS dan anggota Satpol PP Pemkot Semarang, disatroni maling.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar
Arif sempat memeriksa kamera CCTV, dari rekaman CCTV tersebut maling mengendarai motor jenis matik besar warna hitam, jaket kulit warna hitam, helm dan bermasker.
Baca juga: Implementasi Governance Risk and Control Merespons Cepat Dinamika Pandemi di Indonesia
Baca juga: Pulai, Tumbuhan Kaya Manfaat Obat Tradisional Diabetes Hingga Kanker
Maling beraksi cukup berani yakni pada siang hari pada pukul 14.53.
Aksinya hanya terhitung sebentar hanya 13 menit.
"Tahu sendiri kawasan perumahan sini memang sepi kalau siang, apalagi di lokasi rumah berada di pojok kanan kiri masih tanah kosong," paparnya.
Ia mengaku, sempat melihat orang tak dikenal dengan ciri-ciri menyerupai maling tersebut beberapa hari sebelum kejadian.
Tak hanya dia, adapula warga lain pernah melihat maling tersebut.
"Mungkin ketika itu maling mengamati lokasi sini," ujarnya.
Pemilik rumah telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngaliyan. "Belum tahu perkembangan terakhirnya. Informasinya pelat motor pelaku palsu," ujar Arif.
Sementara itu, kejadian pembobolan rumah di Podorejo ternyata milik Romadhon anggota Satpol PP Kota Semarang.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (28/10/2021) sekira pukul 04.00.
Ia menyadari rumahnya disatroni maling saat istrinya mencari handphone, namun tak ketemu.
Padahal sebelum tidur handphone ditaruh di kamar.
Kecurigaannnya bertambah saat melihat jejak kaki manusia di lantai rumah.
Ia pun memeriksa jendela rumah yang ternyata sudah ada bekas congkelan.
"Saya cek bener di jendela udah ada congkelan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lokasi-rumah-yang-disatroni-29-10-2021.jpg)