Berita Regional
LAZ ABA yang Terafiliasi dengan Teroris Jamaah Islamiyah Diduga Danai Aksi Teror dan Buronan Polisi
Yayasan yang terafiliasi dengan teroris Jamaah Islamiyah (JI), Lembaga Amil Zakat Abdurrohman Bin Auf, diduga danai para buronan yang diburu polisi.
LAZ ABA diketahui merupakan yayasan yang terafiliasi dengan Jamaah Islamiyah (JI).
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan pihaknya menemukan aset berupa tanah dan bangunan di beberapa tempat di Lampung.
Penyidik juga akan menyita aset-aset yang terkait dengan LAZ ABA tersebut.
"3 anggota JI tadi mulai S, SU, dan DRS, mereka memiliki aset yang cukup banyak, cukup besar di Lampung berupa tanah berupa bangunan di beberapa tempat, di Bandar Lampung beberapa tempat lainnya.
Ini merupakan aset dari yayasan tersebut yang merupakan aset dana," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/11/2021).
Ramadhan menyampaikan aset itu dibeli oleh ketiga tersangka melalui pengumpulan dana dari yayasan LAZ ABA maupun iuran dari para anggota JI di seluruh Indonesia.
"Kita sampaikan bahwa JI ini melakukan pengumpulan dana bisa melalui pengumpulan dana, iuran wajib dari anggota JI.
Kemudian bantuan-bantuan dari beberapa JI lainnya.
Jadi sumbernya macam-macam.
Tentunya mereka mengelola secara ekonomi bahwa uang itu bisa diputar untuk kegiatan kegiatan," ungkap dia.
Namun demikian, Ramadhan mengaku masih belum mengetahui nilai aset tanah maupun bangunan yang disita Densus 88.
"Ini masih dilihat jumlahnya, yang jelas jumlahnya besar," ujarnya.
Sebagai informasi, Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya menangkap dua anggota teroris JI di Lampung pada Minggu (31/10/2021) dan Senin (1/11/2021) lalu.
Mereka adalah Ir S (61) dan S (59).
S (61) merupakan Ketua Lembaga Amil Zakat Abdurrohman Bin Auf (LAZ-ABA) yang adalah yayasan yang terafiliasi dengan teroris JI.