Lawan Covid19
22 Mutasi Covid-19 Varian Delta Ditemukan di Indonesia
Di Indonesia telah ditemukan 22 mutasi Covid-19 varian delta. Hal itu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Dan terakhir vaksinasi juga terus dikejar pemerintah.
Ketua Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Masdalina Pane mengatakan, pada dasarnya varian mutasi Delta yaitu Delta Plus sudah ada di Indonesia.
Hanya saja, Masdalina menyebut, untuk varian Delta Plus yang menjadi concern yaitu AY.4.2 belum ditemukan di Indonesia.
Ia berharap, varian AY.4.2 tidak masuk ke Indonesia.
Varian Delta dan Delta plus memiliki reproduktif number yang lebih tinggi dari varian lainnya antara 6-8.
Hal tersebut yang membuat varian Covid-19 ini memiliki tingkat penularan yang cukup cepat.
"Jadi satu kasus bisa tularkan 6-8 orang.
Bahkan dalam masa inkubasi 2-14 hari dia baru terinfeksi sudah dapat menularkan jadi ngga nunggu 2 hari terinfeksi sudah dapat menularkan.
Jadi lebih cepat menularkan dan lebih banyak," kata Nadia. (*)
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunjateng.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kemenkes Sudah Temukan 22 Mutasi Covid-19 Varian Delta di Indonesia
Baca juga: Cegah Covid-19, Vaksinasi untuk Anak Usia 6 -11 Tahun Diperkirakan Awal 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/juru-bicara-vaksinasi-covid-19-dari-kemenkes-siti-nadia-tarmizi.jpg)