Berita Semarang

Sambut Libur Nataru, Semarang Zoo Kebut Pembenahan Beberapa Fasilitas

Ia mengakui kunjungan di kebun binatang milik Pemerintah Kota Semarang tersebut dominan dari kalangan orangtua dengan anak kecil

Penulis: m zaenal arifin | Editor: muslimah
Dok Semarang Zoo
Pengunjung Semarang Zoo menikmati pemandangan aneka satwa di kebun binatang milik Pemkot Semarang, Sabtu (6/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menyambut kenaikan pengunjung masa liburan natal dan tahun baru (Nataru), Semarang Zoo mengebut sejumlah pembenahan di beberapa area, di antaranya kandang dan beberapa fasilitas di destinasi wisata itu.

Pembenahan tersebut nantinya juga diproyeksikan untuk menjadi daya tarik wisatawan di kebun binatang yang berada di sebelah pintu keluar tol Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

"Semarang Zoo ini bukan hanya wahana anak kecil, tapi tempat wisata semua umur, jadi konsep intagramable juga jadi bahan pertimbangan," kata Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin, saat dihubungi, Sabtu (6/11/2021).

Ia mengakui kunjungan di kebun binatang milik Pemerintah Kota Semarang tersebut dominan dari kalangan orangtua dengan anak kecil.

Dia menyebut jumlah pengunjung berangsur-angsur naik sebanyak 25% dari sebelum kelesuan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Memang kebanyakan para orangtua datang ke sini (Semarang Zoo) untuk mengajak anaknya, tujuannya jelas menyenangkan anak dengan melihat satwa dan bermain di arena permainan yang ada, tapi jumlahnya baru 25 persen dari sebelum pandemi," ungkapnya.

Sementara untuk kalangan generasi muda, lanjut dia, termasuk masih minim, "Ini yang masih kita kerjakan bagaimana generasi muda bisa nongkrong, bersantai, berfoto di Semarang Zoo," ujarnya.

Ia menargetkan dalam waktu dekat menambah kandang pembiakan harimau benggala dan ruang display.

"Sebagian kandang sudah kita kebut saat PPKM level 2, jadi untuk berfoto sudah bagus, untuk para fotografer atau pencari konten media sosial juga sudah sesuai," jelasnya.

Saat ini, sambungnya, yang masih dalam proses penyelesaian adalah perbaikan kandang burung yang fungsinya menjadi wahana wisata sambil belajar.

"Nantinya kita bisa adakan animal show, jadi pengunjung bisa masuk ke kandang burung untuk berinteraksi langsung dan belajar tentang konservasi. Mudah-mudahan berjalan lancar dan sesuai target waktunya," ucapnya.

Pembenahan selanjutnya adalah pada kandang harimau yang akan ada penambahan. Kandang yang semula digunakan untuk kandang sapi bali dengan luas sekitar 15×50 meter akan diubah menjadi kandang harimau.

"Model kandang semula kotak akan diubah jadi memanjang untuk memberikan kenyamanan sudut pandang pengunjung," tambahnya.

Secara konsep, katanya, masih sama dengan sebelumnya. Hanya saja, kandang menjadi lebih luas dan panjang.

Nantinya bagian belakang kandang digunakan untuk penangkaran dan bagian depan untuk display atau untuk tontonan.

"Harimau Benggala ada 10, yang satu ekor albino, jadi warnanya putih. Semua hasil konservasi Semarang Zoo. Terus singa 2 ekor," ucapnya.

Untuk menambah daya tarik wisatawan, Awaludin berencana menambah jumlah koleksi satwa. Saat ini, pihaknya sedang mengupayakan penambahan varian merak.

"Yang ada ini merak lokal Indonesia, ada 5 ekor. Akan kita tambahkan varian dari India. Kami mohon doa dan dukungannya semoga bisa berjalan lancar, sehingga event-event bisa dikembangkan," urainya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved