Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Manchester United

Manchester United Digulung Manchester City 2-0, Ini Pendapat Solskjaer Soal Pemecatan Dirinya

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer masih percara diri dengan posisinya sebagai pelatih MU.

Editor: rival al manaf
GLYN KIRK / AFP
Manajer Manchester United asal Norwegia Ole Gunnar Solskjaer (kanan) berjabat tangan dengan striker Manchester United asal Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) saat ia digantikan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 30 Oktober. 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, INGGRIS - Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer masih percara diri dengan posisinya sebagai pelatih MU.

Meski ia kembali menelan kekalahan dari Manchester City dengan skor 0-2 pada Sabtu (6/11/2021).

Kekalahan itu menjadi hal yang menyakitkan kedua setelah dua pekan lalu ditaklukan Liverpool 0-5.

Meski demikian ia tetap yakin akan bertahan karena sejauh ini pihak klub selalu jujur dengan masa depannya.

Baca juga: Hasil Manchester United vs Manchester City Ronaldo Tak Mampu Menolong, Nasib Solskjaer Terancam

Baca juga: Susunan Pemain Manchester United Vs Manchester City, Varane Cedera, Setan Merah Bisa Kebobolan 5 Gol

Baca juga: Hasil Hylo Open 2021, 3 Wakil Indonesia ke Final, Praveen/Melati Lawan Unggulan Pertama Thailand

 “Tidak, saya rasa tidak. Saya memiliki komunikasi yang baik sepanjang waktu dengan klub dan jujur dengan situasinya,” ungkap Solskjaer, dilansir dari Daily Mail, Minggu (7/11/2021).

Ia tetap akan fokus dengan pekerjaanya dan menatap laga berikutnya.

Setelah ini Manchester United akan kembali bertanding melawan Watford pada 20 November mendatang.

“Saya bekerja untuk Man United dan ingin memberikan yang terbaik."

"Saya ingin melakukan apa yang saya bisa untuk meningkatkan performa dan menunjukan seperti apa kami bermain,” sambungnya.

Jika memang dipertahankan ia memiliki cukup waktu untuk berbenah selama jeda internasional.

Namun jeda itu juga waktu yang bagus untuk  Manchester United memberi kesempatan bagi pelatih baru.

“Selama saya di sini, saya akan melakukan apa yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan performa tim ini,” ucapnya.

Formasi 3 Bek Tak Mempan

Laga Man United vs Man City digelar Dalam susunan pemain atau line up yang telah dimuat di laman resmi Premier League, Ole Gunnar Solskjaer menerapkan formasi 3-5-2.

Sementara itu, Man City di bawah asuhan Pep Guardiola menggunakan formasi 4-3-3. Solskjaer membuat strategi menarik dengan menggunakan tiga bek.

Tidak menutup kemungkinan strategi ini bisa menjadi ancaman bagi Pep Guardiola.

Berdasarkan data Sky Sports, Man United telah memenangi tiga laga terakhir ketika menggunakan tiga bek.

Bahkan, pada ketiga laga tersebut, Man United menang dengan catatan clean sheet atau tanpa kebobolan.

Klub berjulukan The Red Devils itu juga hanya menerima lima tembakan tepat sasaran dalam tiga laga terakhir ketika menggunakan tiga bek.

Sebelum ini, Solskjaer telah menggunakan tiga bek ketika menghajar Tottenham Hotspur dengan skor 3-0.

Itu adalah kali pertama Man United menggunakan tiga bek dalam 57 pertandingan Liga Inggris, sejak mengalahkan Man City dengan skor 2-0 pada Maret 2020.

Sebelum Man City, Man United dengan formasi tiga bek juga berhasil mengalahkan Chelsea pada Februari 2020.

Kala itu, Man United mengalahkan Chelsea dengan skor 2-0. Kini, setelah sukses dalam tiga kesempatan terakhir, Man United kembali menggunakan tiga bek untuk menghadapi Man City.

Faktanya, formasi tiga bek Man United kali ini belum ampuh untuk mengalahkan Man City.

Bobol Hanya Dalam Enam Menit

Pertahanan Man United mampu ditembus Man City hanya dalam enam menit. Man City unggul setelah Eric Bailly mencetak gol bunuh diri.

Dia salah mengantispasi bola dari umpan silang Joao Cancelo. Gol tersebut menyuntik semangat pasukan Manchester Biru.

Kevin de Bruyne menjadi motor serangan The Citizens untuk membongkar pertahanan Man United.

Man United Tumpuk 8 Pemain untuk Bertahan

Man United terlihat menumpuk 8 pemain saat bertahan.

Mereka mengandalkan serangan balik begitu menguasai bola.

Namun, mereka tampak kesulitan menembus lini tengah Man City.

Mereka kebanyakan berusaha melepaskan umpan silang. Di tengah kesulitan mencetak gol balasan, Man United nyaris kebobolan pada menit ke-28.

Beruntung kiper David de Gea berhasil menepis bola hasil tendangan jarak dekat Gabriel Jesus.

David De Gea Gemilang

Hanya berselang satu menit kemudian, De Gea kembali melakukan penyelamatan gemilang. Kiper asal Spanyol tersebut sukses mementahkan bola dari sepakan Cancelo.

Setelah itu, Man United kembali berada di dalam tekanan.

Mereka terlihat lebih sibuk bertahan daripada melancarkan serangan.

De Gea pun tampil gemilang di bawah mistar Pada menit ke-33, De Gea kembali sukses menepis tendangan De Bruyne.

Dua menit kemudian, De Gea kembali mempertonton kehebatannya dengan menepis bola sepakan Foden.

Ronaldo Tenggelam

Penampilan De Gea ini kontras dengan aksi Ronaldo.

Sepanjang babak pertama, Ronaldo tidak mendapatkan suplai bola.

Dia seperti 'tenggelam', menghilang, karena tak memberikan kontribusi. Bintang asal Portugal ini tidak mampu melepaskan ancaman satu pun sepanjang babak pertama.

Sebetulnya, Ronaldo punya satu peluang pada menit ke-40.

Namun, Ronaldo sudah terperangkap offside sebelum melepaskan tembakan.

Man City Cetak Gol Kedua

Saat Ronaldo melempem, City mampu mencetak gol kedua pada menit ke-45.

Gol bermula dari umpan yang dilepaskan Cancelo ke dalam kotak penalti.

Bernardo Silva yang berdiri di tiang jauh, langsung melepaskan tendangan dan gol.

Pemain Man United terlihat ceroboh karena tidak menyadari pergerakkan Silva.

Gelandang asal Portugal tersebut dalam keadaan bebas dengan mudah mencocor bola masuk ke dalam gawang Man United. Gol Bernardo Silva tersebut membuat Man City unggul 2-0.

Solskjaer Mainkan Jadon Sancho, Rashford, dan Van De Beek

Selepas jeda, Ole Gunnar Solskjaer melakukan perubahan.

Dia memasukkan Jadon Sancho untuk menggantikan Bailly.

Masuknya Sancho membuat permainan Man United lebih hidup.

Dengan kecepatannya, pemain asal Inggris tersebut beberapa kali merepotkan barisan pertahanan City.

Pada menit ke-67, Ole juga memasukkan Rashford.

Penyerang asal Inggris tersebut tampil untuk menggantikan Greenwood.

Di tengah perbaikan yang sedang dilakukan Ole, Man United harus kehilangan Luke Shaw.

Bek asal Inggris tersebut mengalami cedera pada menit ke-73. Posisi Shaw kemudian digantikan Telles.

Tak kunjung mampu menciptakan peluang, Ole kembali memasukkan pemain baru.

Pemain terakhir yang dimasukkan adalah Ven de Beek.

Pemain asal Belanda tersebut bermain untuk menggantikan Fred.

Peluang Tanpa Gol

Gawang Man United nyaris kebobolan untuk kali ketiga pada menit ke-81.

Kali ini, Foden melepaskan tembakan dengan menggunakan kaki kirinya di dalam kotak penalti.

Namun, bola hasil sepakan Foden tak membuahkan hasil karena si kulit bulat menerpa tiang. Setelah itu, Man City malah lebih menguasai pertandingan.

Ronaldo Frustasi, Fans Pergi Duluan

Tekanan dari City membuat Man United terutama Ronaldo frustrasi.

Saking frustrasinya, Ronaldo menerima kartu kuning karena melanggar lawan pada menit ke-90.

Di tribune, pendukung Setan Merah tampak mulai meninggalkan stadion.

Mereka tampak kecewa karena Man United tak mampu menciptakan peluang.

Skor 2-0 untuk keunggulan Man City pun bertahan hingga laga usai. (Ferril Dennys/Kompascom)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved