Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Berhasil Budidayakan Alpukat Kendil, Kebun Semampir Batang Siap Rintis Agrowisata

buah alpukat jenis ini memiliki ukuran cukup besar bisa sampai setelapak tangan orang dewasa selain itu bentuknya menggelembung pada bagian bawahnya.

Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/DINA INDRIANI
Buah Alpukat Kendil hasil Kebun Semampir di Desa Semampir, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Alpukat dengan varietas Kendil saat ini mulai banyak dikembangkan.

Seperti namanya, buah alpukat jenis ini memiliki ukuran cukup besar bisa sampai setelapak tangan orang dewasa selain itu bentuknya menggelembung pada bagian bawahnya.

Dengan ukuran hampir tiga kali lipat dari buah alpukat biasanya, alpukat kendil menjadi daya tarik tersendiri.

Di Kabupaten Batang pun alpukat jenis ini mulai dibudidayakan, salah satunya seperti yang ada di Kebun Semampir di daerah Semampir Reban. 

Satu buah alpukat ini beratnya kisaran 800 gram hingga 2 kilogram. 

Pengelola Kebun Semampir, Isnen Ambar Santosa mengatakan jenis alpukat kendil ini belum banyak dibudidayakan di Batang

Sehingga ke depannya ia berharap bisa merintis agrowisata alpukat dan nantinya masyarakat bisa wisata petik buah dan edukasi penanaman buah di Kebun Semampir. 

"Di Batang sudah ada tapi belum banyak yang membudidayakan, oleh karena itu ini nanti akan dikembangkan menjadi rintisan agrowisata dan wisata edukasi," tuturnya saat ditemui, Senin (8/11/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, selain bisa petik buah nantinya akan ada edukasi terkait budidaya buah-buahan. 

"Di sini juga ada pembuatan pupuk organik yang kami pakai untuk buah-buahan yang kami kembangkan, karena kami membuat pupuk sendiri dan hasilnya untuk buah cukup menghasilkan buah yang bagus kualitasnya," jelasnya. 

Dalam pembudidayaan kebun buah, pihaknya menerapkan program standarisasi kualitas dan kuantitas pangan. 

Dimana nantinya akan dikembangkan pertanian berbasis industri, dengan harapan adanya peningkatan dampak ekonomi secara luas untuk petani . 

Alpukat Kendil produksi Kebun Semampir sendiri dibanderol mulai Rp50 Ribu hingga Rp 65 Ribu per kilogramnya. 

"Ada sekitar 52 pohon alpukat yang ada, biasanya dapat dipanen dua kali selama setahun, sekali panen satu pohon bisa menghasilkan sekitar 60-70 kilogram buah," ujarnya.

Biasanya produk buah alpukat Kebun Semampir  dipasarkan secara online ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Surabaya dan lainnya. 

Tak hanya alpukat, Kebun Semampir juga telah membudidayakan aneka produk holtikultura lainnya seperti jeruk, melon, jahe gajah, kapulaga, kunyit dan lainnya.

Pihaknya juga menghasilkan produk dan turut serta mendampingi menjadi mitra, sehingga produk yang dihasilkan bisa sesuai dengan standar nasional ataupun Food and Agriculture Organization (FAO).

"Karena selama ini kebutuhan ekspor belum tercukupi lantaran perbedaan kualitas dan kuantitas yang ada sehingga dengan adanya penerapan standar yang sama, maka produk yang dihasilkan Kebun Semampir dapat mencukupi kebutuhan industri," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved