Breaking News:

Berita Kudus

Bupati Kudus Perintahkan Putus Semua Aliran Listrik Tempat Karaoke

Bupati Kudus Hartopo perintahkan putus semua aliran listrik di tempat karaoke.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Bupati Kudus, HM Hartopo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kudus melakukan penyegelan tempat karaoke di Jalan Lingkar Luar, Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 17 tempat karaoke di Kabupaten Kudus disegel, Senin (8/11/2021) siang.

Penyegelan dilakukan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP kudus.

Bupati Kudus, HM Hartopo terjun langsung dalam penyegelan tempat karaoke tersebut karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kudus nomor 10 tahun 2015 tentang usaha hiburan, diskotik, kelab malam, pub dan penataan hiburan karaoke.

Selama ini tempat usaha karaoke kucing-kucingan dengan aparat ‎sehingga menyulitkan dalam penindakannya.

"Perda di Kudus ini sudah jelas tidak boleh ada karaoke lagi. Tapi masih ada yang melanggar dan kucing-kucingan," ujar dia. 

Untuk itu, selain melakukan penyegelan tersebut.

Bupati Kudus, menginstruksikan untuk memutus aliran listriknya agar tidak ada lagi kegiatan karaoke di sana.

"Maka dari itu sekarang disegel semua bekerjasama dengan PLN untuk memadamkan listriknya," ujar dia.

Pihaknya khawatir, jika tempat karaoke itu dibiarkan maka dapat berkembang jauh lebih banyak.

Saat ini, jumlah tempat karaoke y‎ang ada di Kabupaten Kudus paling banyak di Kecamatan Jati.

"Kalau dibiarkan nanti akan berkembang terus, dan selama ini yang paling banyak di Kecamatan Jati," ucapnya.

‎Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma menyampaikan, menerjunkan sedikitnya 10 personel untuk menjaga ketertiban selama proses penyegelan.

"Ini kami terjunkan sebanyak 10 personel dan  memantau penyegelan yang sudah dilakukan," ujar dia.

Jika pemilik karaoke mencoba untuk melepaskan segel tersebut, maka pihaknya akan menyiapkan sanksi pidana.

"Ketika ada yang membuka segel, nanti akan ada hukumnya. Kami akan terus memantaunya," ujar dia. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved