Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

PKS Jateng Targetkan 15 Persen Suara & Menang 16 Pilkada 2024

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan perolehan 11 kursi DPR RI, 18 Kursi DPRD Provinsi serta memenangkan 16 Pilkada di Jawa Tengah.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
Dok. DPW PKS Jateng
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, saat menyampaikan orasinya dalam konsolidasi instrumen pemenangan dalam menyongsong Pileg dan Pilkada 2024, di Hotel Puri Asri, Kota Magelang, Minggu (7/11/2021) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan perolehan 11 kursi DPR RI, 18 Kursi DPRD Provinsi serta memenangkan 16 Pilkada di Jawa Tengah.

Target tersebut dicanangkan Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Muhammad Haris, dalam konsolidasi instrumen pemenangan dalam menyongsong Pileg dan Pilkada 2024, di Hotel Puri Asri, Kota Magelang, Minggu (7/11/2021) kemarin.

Haris menyebutkan bahwa konsolidasi ini dilakukannya untuk memanaskan mesin partai karena musim pemilu bisa dibilang sudah dekat.

"Konsolidasi dan pergerakan sudah harus kita mulai saat ini, karena untuk mencapai target tersebut mesin pemilu 2024 harus sudah dipanaskan," katanya, dalam rilisnya, Senin (8/11/2021).

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, menargetkan perolehan 15% suara dalam Pemilu mendatang.

Ada 3 hal yang harus dioptimalkan untuk mencapai target tersebut yaitu meningkatkan elektoral, melakukan mobilitas vertikal, dan pengokohan basis pemilih.

"Berdasarkan survei, sebanyak 58% basis suara PKS terdapat di kota, kemudian 42% berada di desa. dan PKS harus meningkatkan angka elektoralnya di basis pedesaan. Suara di kota harus juga ditopang dari suara desa, karena desa menjadi basis yang penting bagi khidmat PKS," ujarnya.

Mantan Wakil Walikota Bekasi itu menyampaikan bahwa penerimaan PKS di basis desa dan menengah ke bawah, salah satunya adalah karena program 1 juta paket kurban dan 1,7 juta paket sembako untuk korban Covid-19.

Kemudian kader juga diminta membangun mobilitas vertikal, baik dengan kalangan profesional maupun kepala daerah terutama kepala daerah yang diusung PKS.

"Membangun mobilitas vertikal itu penting, kepada kalangan profesional pengusaha, sehingga jangkauan PKS menjadi lebih luas lagi. Termasuk membangun komunikasi dengan kepala daerah dan pemerintahan, agar dapat bersinergi dalam pembangunan serta jabatan publiknya juga berdampak pada elektoral partai," imbuhnya.

Dan yang terakhir adalah pengokohan basis masa.

Kader PKS diminta untuk mengokohkan dan menjaga basis masa yang sudah ada, serta menambah basis masa dengan berkontribusi di dalam berbagai elemen masyarakat.

"Politik kita merupakan politik silaturahim, mari kita jumpai berbagai elemen dan kelompok-kelompok masyarakat. Kita rekatkan persatuan agar dapat bergandengan tangan dalam membangun bangsa," pungkasnya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved