Berita Boyolali
Cerita Arca "Nakal" di Situs Watugenuk Boyolali: Dipindah, Puluhan Sapi Mati
Kini ada cerita aneh yang berkembang di tengah warga Boyolali, soal patung Lembu Andini.
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Temuan dua pocong mini di Situs Watugenuk di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, menghebohkan warga.
Tak hanya temuan itu, Situs Watugenuk ternyata memiliki beragam cerita.
Kini ada cerita aneh yang berkembang di tengah warga, soal patung Lembu Andini.
Baca juga: 2 Pocong Mini Ditemukan dalam Penggalian Situs Watugenuk Boyolali, Diduga Perantara Santet Pemisah
Patung Lembu Andini Pernah Dipindahkan, Puluhan Sapi Warga Mati
Narto Widodo warga sekitar yang turut menjadi pekerja penggalian situs itu mengisahkan jika dulu sekitar tahun 70 atau 80-an, pernah patung Lembu Andini ini dipindahkan dari tempatnya.
Arca Lembu Andini ini dibawa warga Dukuh Krajan, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo untuk di tempatkan di gapura masuk dukuh.
Namun, upaya memidahkan patung batu ini bukanlah perkara yang mudah.
Meski ada belasan orang yang mencoba mengangkat patung lembu ini, patung tersebut sangat sulit untuk diangkat.
Sampai-sampai, warga juga mencambuk arca Lembu Andini (Sapi) dengan harapan patung bisa dengan mudah dibawa.
“Akhirnya patung lembu andini ini dipindahkan ke tempat yang dituju,” katanya.
Namun, petaka menghampiri warga yang memindahkan Lembu Andini ke dukuhnya itu.
Tak berselang lama, sapi-sapi peliharaan warga mati tanpa sebab.
Tanpa ada gejala sebelumnya, dalam kurun waktu yang tak begitu lama setelah pemindahan itu, ada lebih dari 25 ekor sapi milik warga yang mendadak mati.
“Kalau tidak salah ada 28 ekor.
Kayaknya dalam waktu semalam (mati) kalau tidak salah,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/suasana-penggalian-situs-watugenuk-boyolali.jpg)