OPINI
OPINI Ign Dadut Setiadi : Sang Pahlawan Diplomasi
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan ini dibuktikan dengan bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya
Dalam sambutannya diulang tahun yang ke 20 jabatan Uskup KAS yang dikutip harian Suara Merdeka terbitan 7 November 1960 dimasa penjajahan Jepang saat tinggal di Paroki Gedangan mengatakan “ Kalau pada waktu itu ada yang berkata barang siapa tidak mau mengungsi adalah “pengkhianat”, tetapi saya berpendirian sebaliknya, yaitu siapa yang meninggalkan kota dan keluarganya adalah ‘pengkhianat’. Sebab dengan meninggalkan kota serta keluarganya itu sama artinya dengan membiarkan keluarganya serta negaranya menjadi ‘rayahan’ musuh, sedangkan orang-orang itu sendiri tidak berani melawan musuh yang datang. Maka pada waktu itu saya tidak mau meninggalkan Semarang untuk mengungsi. Saya akan tetap menjaga tempat tinggal saya dan mempertahankan tanggung jawab.
Mgr. Alb. Soegijapranata selain pemimpin gereja beliau seorang nasionalis dan sekaligus memiliki jiwa supra-nasional ini dibuktikan sebagai Ketua Dewan Wali Gereja Pusat pada tanggal 14 Desember 1957 mengirimkan surat edaran untuk seluruh umat Katolik Indonesia, dalam surat edaran tersebut beliau menekankan sebagai warga negara Indonesia yang harus kita lakukan dan kita usahakan demi tercapainya cita cita Proklamasi Kemerdekaan, kita diwajibkan untuk menaruh cinta kasih yang sejati terhadap tanah air dan bangsa, serta patuh kepada pemerintah Indonesia.
Pemikiran beliau tentang kemerdekaan sangat visioner ini dibuktikan saat wawancara dengan Romo J. Dikjkstra, SJ pada tanggal 6 Oktober 1971 yang dimuat dalam buku yang berjudul “Beberapa Aspek dari Sejarah Indonesia”, beliau berpendapat bahwa kemerdekaan adalah hak dari segala bangsa dan bahwa kemerdekaan adalah sesuai dengan keadilan, dan bahwa segala macam bentuk penjajahan bertentangan dengan hakekat keadilan. Soegijapranataselalumengedepankansikap Kasih atau cinta kepada tanah air adalah salah satu roh politik yang perlu kembali di proklamasikan agar perpolitikan di Indonesia kembali menjadi gerakan yang bertujuan menyejahterakan seluruh rakyat di Indonesia.
Soegijapranata juga pernah menulis di sebuah majalah Hidup tanggal 17 November 1947 dengan judul tulisan “ Rakyat dengan Kewajibannya” . Salah satu kutipan tulisan beliau sebagai berikut : “ Kasih akan tanah air itulah terutama melarang kita merugikan kepentingan umum, untuk menguntungkan suatu golongan atau lapisan. Barang siapa sudi mengorbankan keselamatan umum, untuk kepentingan ....orang perseorangan atau golongan, sungguhlah cinta kasihnya kepada tanah air itu tiada effectief meskipun dapat juga terlalu affectief (terasa), penuh dan menggempar. Sebaiknya barang siapa memperhatikan undang-undang dan keadilan sosial dengan ikhlas hati, ia itu sungguh kasih akan tanah airnya....”.
Dalam tulisan tersebut Mgr. Alb. Soegijapranata, SJ tersebut mengajak para rakyat yang bergerak dalam perpolitikan untuk mengesampingkan kepentingan pribadi dengan tidak mengorbankan kepentingan umum. Mgr. Soegija menegaskan bahwa kasih akan tanah air atau cinta pada negara dan rakyat adalah roh politik yang harus terpatri dan tertanam dalam hati setiap rakyat yang akan terjun dalam bidang politik.Keberanian dan kelihaiannya berdiplomasi sebagai caranya melawan penjajah membuat Presiden Soekarno sangat dekat dengan Mgr. Alb. Soegijapranat, SJ bahkan Presiden Soekarno memberikan penghargaan atas pengorbanan dan perjuangan beliau diwujudkan dalam pengangkatan sebagai tokoh Nasional dalam surat Keputusan Presiden No. 152 tahun 1963 tanggal 26 juli dan penganugerahan pangkat Djenderal TNI kehormatan yang tertuang dalam Kepres/Pangti ABRI no. 223/AB-AD tanggal 17 Desember 1964 yang berlaku tanggal 22 Juli 1963. Dengan diperolehnya penghargaan tersebut maka Mgr. Alb. Soegijapranta, SJ berhak di makamkan di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang.
Semoga setiap orang yang berkecimpung dalam dunia perpolitikan selalu disinari dengan roh politik yaitu “Kasih dan Cinta Tanah Air”, niscaya dunia perpolitikan di Indonesia akan selalu bertujuan memakmurkan dan menyejahterakan rakyat Indonesia. (*)
Baca juga: Hotline Semarang : Jalan Dong Biru Raya Genuk Mohon Dibikinkan Drainase
Baca juga: Pogba Cedera saat Latihan Bareng Timnas, Manchester United Kehilangannya Hingga Tahun Depan
Baca juga: BNPB Apresiasi Daerah dengan Kolaborasi Terbaik Atasi Covid-19 dengan Anugerah Tangguh Adhiwirasana
Baca juga: Fans AC Milan Pasang Spanduk di Sudut Kota, Balas Lecehkan Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dadut-setiadi_20180915_082342.jpg)