Breaking News:

Berita Video

Video Mitra10 Semarang Buka Bazar Bagi Pelaku UMKM

Mitra10 Semarang berkomitmen untuk terlibat aktif dalam memajukan perekonomian di Semarang.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video Mitra10 Semarang buka bazar bagi pelaku UMKM.

Supermarket bahan bangunan dan perlengkapan rumah, Mitra10 Semarang berkomitmen untuk terlibat aktif dalam memajukan perekonomian di Kota Semarang.

Disampaikan Damar Supatmoko, Deputy Store Manager Commersial Mitra10 Semarang, Hal itu di antaranya dilakukan dengan menggandeng para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melaksanakan kegiatan di area superstore tersebut.

"Kami bersama manajemen ingin mendorong segalanya mulai dari perekonomian ataupun kegiatan apapun. Kali ini kami mengajak kerjasama dengan beberapa pelaku UMKM ini membuka Bazaar di Mitra10," ujar Damar saat acara Talkshow bertema "UMKM Semarang berkembang bersama Mitra 10" yang digelar di supermarket Mitra10 Semarang, Minggu (7/11/2021).

Damar melanjutkan, keberadaan Mitra10 di Kota Semarang yang cenderung baru tersebut ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Di samping itu, dengan keberadaanya di kota Semarang, menurutnya, Mitra10 juga ingin memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar. Di antaranya diwujudkan dengan memberikan fasilitas bagi para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usaha di tengah pandemi ini.

"Tempat kami tang lumayan representatif untuk kami mengajak kerjasama dengan beberapa pelaku usaha, maka kami mulai memikirkan konsep mengajak bergabung dengan teman-teman UMKM membuka Bazaar. Ini baru konsep awal dan sangat kami membuka kesempatan untuk berkembang," jelasnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Walikota Semarang, Hevearita G Rahayu. Sapaan akrab Mbak Ita tersebut mengungkapkan apresiasinya terhadap Mitra10 yang telah memberikan ruang bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak bagi pelaku UMKM sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.

"Dampak seperti ini Pemkot harus melakukan support agar UMKM tetap survive dalam penjualan sehingga harus membuat inovasi-inovasi. Dengan adanya kelompok, ini sebagai salah satu cara membuat pelaku UMKM untuk tetap eksis," jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga menghadirkan Ketua UMKM Semarang Bisa (USB), Bambang Agung Subroto.

Bambang menceritakan kondisi UMKM di Semarang yang selama pandemi Covid-19 mengalami keterpurukan. Dikatakan karena dampak tersebut, USB kemudian dibentuk. 

"USB ini dari Galery Industri Kreatif yang semula terdampak pandemi. Kami bentuk komunitas ini, dari produk-produk yang kami buat kami komunikasi ke teman-teman. Tujuan utama untuk meningkatkan perkembangan usaha. Ini tidak luput dari bantuan Bu Ita yang telah mensupport berjualan secara online," ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini total anggota USB di media sosial Facebook telah mencapai 735 anggota yang menawarkan bermacam produk. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved