Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Covid-19 Varian Delta Plus AY.42 Sudah Sampai Malaysia, Lebih Menular, Apakah Harus Vaksin Lagi?

Pasalnya, sebagai negara yang berdekatan dengan Malaysia, bukan tidak mungkin penyebaran Covid-19 varian AY.42 ini bisa meluas ke Indonesia

Editor: muslimah
(Shutterstock/angellodeco)
Ilustrasi varian virus corona Delta. Varian ini pertama kali diidentifikasi di India, sebelumnya dinamai B.1.617.2. Virus corona varian Delta. 

1. Turunan dari Covid-19 varian

Delta Mengutip Kompas.com (11/11/2021), varian virus corona AY.4.2 ini merupakan hasil mutasi dari varian Delta, karena itu subvarian ini disebut juga sebagai Delta Plus.

Penyebaran virus corona varian Delta banyak terjadi di Inggris dan menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Sementara itu, dilaporkan Delta AY.4.2 ini juga sempat mendominasi kasus-kasus infeksi Covid-19 di Inggris, mengalahkan jumlah infeksi yang disebabkan oleh varian Delta biasa.

2. Potensi lebih menular

Dikutip dari Medical News Today (21/10/2021), oleh Profesor Francois Balloux dari University College London (UCL) Genetics Institute, varian AY.4.2 memiliki kemungkinan 10 persen lebih mudah menular ketimbang varian Delta biasa.

N
Ilustrasi Covid-19 Varian Delta Plus(Shutterstock)

3. Sudah tersebar di 42 negara

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebut Covid-19 varian AY.42 ini setidaknya sudah tersebar di 42 negara, termasuk di antaranya Inggris, Rusia, Amerika Serikat, India, dan Israel.

Inggris menjadi negara dengan jumlah penyebaran terbesar dengan mencatat 92 persen dari seluruh kasus infeksi varian AY.4.2 di dunia.

Selain itu, varian Delta Plus ini juga belum masuk ke dalam daftar Varian of Interest atau pun Variant of Concern yang dibuat WHO.

Varian Delta Plus sejauh ini memang belum memiliki bukti akan menyebabkan infeksi atau kesakitan yang lebih parah.

Hanya saja bukan berarti kemungkinan lain muncul, karena itu hingga kini penelitian terus dilakukan oleh para ahli untuk mempelajarinya.

4. Efektivitas vaksin untuk Delta AY.4.2

Untuk subvarian ini, vaksin virus corona yang saat ini sudah ditemukan dan diberikan kepada masyarakat dunia disebut masih bisa bekerja dengan efektif.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan efektivitas vaksin yang telah mereka terima, karena masih bisa efektif melawan infeksi subvarian ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved