Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kilang Pertamina Cilacap Terbakar

Kebakaran di Kilang Minyak Cilacap Berhasil Dikendalikan, Pasokan BBM & LPG Aman

Setelah melakukan serangkaian upaya pemadaman, kebakaran yang terjadi di kilang 36 T102 Pertamina RU IV Cilacap berhasil dikendalikan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: m nur huda
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati 
Suasana terkini paska kebakaran tangki 36 T102 Pertamina Cilacap yang saat ini sudah padam dan dapat dikendalikan, Minggu (14/11/2021).  

Namun tepat pada dini harinya api kembali membesar dengan asap hitam pekat membumbung tinggi. 

Pada pukul 07.00 WIB asap hitam dan api juga masih terlihat. 

Berdasarkan update terbaru pada pukul 09.00 WIB api sudah kembali mengecil dan asap hitam juga tidak nampak lagi. 

Staf Kelurahan Lomanis, Basiran mengatakan ada sekitar 100 warga yang mengungsi.

"Mereka mengungsi hanya sebentar saja sejak 20.00 WIB lalu kembali lagi ke rumah pada dini hari karena dirasa sudah padam dan aman," terangnya. 

Warga yang mengungsi terutama adalah warga yang jarak rumahnya paling dekat yaitu berjarak 100 meter saja dari lokasi kebakaran.

Pemadaman Masih Berlangsung

Sampai saat ini pihak Pertamina RU IV dan tim pemadam kebakaran masih melakukan upaya pemadaman area kilang 36 T102 berisi komponen pertalite yang terbakar, Sabtu (13/11/2021) sekira pukul 19.10 WIB. 

Kobaran api sempat mengecil pada pukul 23.00 WIB, namun tepat pada dini harinya api kembali membesar dengan asap hitam pekat membumbung tinggi.

Dikutip dari Tribunbanyumas.com, pada Minggu (14/11/2021) pukul 07.30 WIB pagi ini, kobaran api masih terlihat pada radius satu kilometer. 

Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan menuju ke arah timur.

Radius satu kilometer menuju kebakaran masih dijaga ketat oleh pihak keamanan baik dari kepolisian dan Pertamina

General Manager Kilang Pertamina RU IV, Eko Sunarno sebelumnya sempat mengatakan komponen kebakaran terjadi pada area 36 T102 yang merupakan bahan komponen pertalite dengan kapasitas 31.000 kilo liter. 

Komponen itu berisi pertalite dengan level tangki 15.9 meter versus maximum level 20 meter atau sekitar volume 31.000 KL versus maximal 39.000 KL. 

Kebakaran sudah dapat diisolasi akan tetapi sampai dengan saat ini kobaran api masih cukup besar. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved