Breaking News:

Guru Berkarya

Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Pada Materi Himpunan

Materi himpunan pada kelas VII SMP Negeri 1 Comal secara teoritis dianggap sulit oleh peserta didik.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Musyarofah SPd MPd, Guru SMPN 1 Comal Kab Pemalang 

Oleh: Musyarofah SPd MPd, Guru SMPN 1 Comal Kab Pemalang

MATERI himpunan pada kelas 7 SMP Negeri 1 Comal secara teoritis dianggap sulit oleh peserta didik. Hal ini dimungkinkan karena rendahnya kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah pada materi himpunan. Hal ini dapat dilihat pada hasil ulangan yang diberikan oleh guru masih rendah.

Kemampuan komunikasi merupakan kemampuan yang dimiliki siswa untuk mengungkapkan gagasan atau pemikiranya kedalam bahasa atau symbol matematika dan bahasa sehari-hari. Siswa dikatakan memiliki kemampuan komunikasi matematis jika siswa mampu mengungkapkan suatu permasalahan matematika kedalam gambar,grafik atau simbol matematika.

Menurut Kramarski (Ansari 2016:15) menyebutkan komunikasi matematis sebagai penjelasan verbal dari penalaran matematik yang diukur melalui tiga dimensi yaitu kebenaran (correctness), kelancaran dalam memberikan bermacam-macam jawaban benar dan representasi matematik, dalam bentuk formal visual , persamaan aljabar, dan diagram. Dalam pembelajaran matematika kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa

Kemampuan komunikasi harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran matematika untuk beriteraksi dengan lingkungannya. Melalui aktivitas komunikasi siswa dapat bertukar ide matematis kemudian mengkomunikasikan hasil pemikirannya. Dalam pembelajaran matematika hendaknya menekankan pada kegiatan yang dapat meningkatkan komunikasi matematis agar siswa memiliki kemampuan berinteraksi dengan baik dalam menyelesaikan masalah untuk mencapai kemampuan matematis lainnya seperti penalaran, pemahaman, koneksi dan pemecahan masalah.

Siswa dikatakan memiliki kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika jika indikator pada komunikasi matematis terpenuhi. Sebagai contoh pembelajaran pada materi himpunan, siswa mampu membedakan sebuah kelompok yang termasuk himpunan dan kelompok yang bukan himpunan. Setelah itu, siswa dapat melakukan operasi himpunan. Siswa dapat berdiskusi dan mengerjakan soal -soal yang berkaitan dengan himpunan.

Dalam keseharian kita tidak sedikit menemukan hal-hal yang dapat dikatakan himpunan. Benda atau objek dapat dikatakan himpunan jika terdiri dari kelompok atau sekumpulan yang terdefinisi dengan jelas.

Contohnya dalam suatu kelas terdapat sekumpulan siswa yang senang dengan pelajaran matematika, sekumpulan siswa senang dengan pelajaran fisika, dan sekumpulan siswa senang pelajaran matematika dan fisika. Kejadian tersebut dapat dikatakan himpunan karena terdiri dari berbagai kelompok dan dapat diungkapkan ke dalam bahasa matematika.

Selain fenomena tersebut masih banyak lagi fenomena yang berkaitan dengan himpunan yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan uraian di atas menunjukan pentingnya siswa memiliki kemampuan konunikasi matematis dalam pembelajaran matematika. Sehingga guru dalam menyampaikan pembelajaran perlu memberi pemahaman dan kemampuan komunikasi matematis pada siswa dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan himpunan.

Kemampuan komunikasi matematis aiswa jika diterapkan dalam pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari akan membantu pemahaman pesrta didik pada materi himpunan. Sehingga membuat pesrta didik menjadi aktif dan memperoleh pembelajaran yang bermakna. Menumbuhkan rasa antusias dan menjadikan peserta didik semangat dalam menerima pelajaran yang berdampak pada hasil pembelajaran. Terbukti hasil ulangan peserta didik di SMP Negeri 1 Comal meningkat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved