Liga 2
Banding Ditolak, AHHA PS Pati Dipastikan Gagal Lolos ke 8 Besar Liga 2
AHHA PS Pati tetap mendapat hukuman dari Komdis PSSI berupa kekalahan 0-3 dari Persis Solo,
TRIBUNJATENG.COM - AHHA PS Pati/PSG Pati tetap mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI berupa kekalahan 0-3 dari Persis Solo, mendapat pengurangan tiga poin, dan denda Rp 90 juta.
Hal tersebut dipastikan setelah banding yang diajukan AHHA PS Pati ditolak Komite Banding PSSI.
Adapun sanksi yang dijatuhkan terkait pemain tidak sah atas nama I Gede Sukadana yang dimainkan di laga kontra Persis Solo pada 3 November 2021.
I Gede Sukadana sendiri baru direkrut oleh AHHA PS Pati FC pada 2 November 2021 setelah sang pemain dicoret PSMS Medan.
I Gede Sukadana seharusnya masih menjalani skorsing setelah ia mendapat sanksi larangan bermain dua laga dari Komdis PSSI dan baru bisa bermain pada pekan ketujuh.
Namuin, Gede dianggap Komdis PSSI baru menjalankan sanksi tersebut satu kali dan dimainkan PS Pati saat menghadapi Persis Solo pada pekan keenam.
Penolakan atas banding ini pun membuat peluang AHHA PS Pati untuk dapat lolos ke babak 8 Besar dipastikan tertutup rapat.
Saat ini, tim milik Atta Halilintar tersebut yang semula mengantongi delapan poin harus kehilangan total empat poin.
Artinya, perolehan Zulham Zamrun dkk hanya tersisa 4 poin atau selisih satu poin dari penghuni dasar klasemen Grup C, Hizbul Wathan.
"Sebuah kabar yang tentunya menyedihkan untuk AHHA PS Pati yang tengah berjuang untuk dapat lolos ke babak 8 Besar," kata manajer AHHA PS Pati, Arfan Afif, Kamis (18/11/2021) malam WIB.
"Namun, keputusan ini harus dihormati dan tim harus berjuang lebih keras lagi di dua laga tersisa," tandasnya. Arfan Afif menyebut hal ini sebagai sebuah pelajaran berharga bagi tim untuk masa yang akan datang.
Dikatakan Arfan, kondisi yang sama tak boleh lagi terulang. Lebih lanjut, Arfan mengakui kondisi saat ini cukup memengaruhi sisi psikologis tim, khususnya para pemain.
Namun, dia berharap pada dua laga terakhir di Grup C, Ahha PS Pati dapat tetap tampil dengan semangat bahkan harus lebih terlecut lagi.
"Peluang untuk ke babak 8 Besar sudah tertutup. Kini, tim harus berjuang untuk menjauh dari zona degradasi," ucap Arfan lagi.
Dia juga yakin, pemain akan berjuang sepenuh hati di dua laga terakhir demi lepas dari zona merah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemain-ahha-ps-pati-beradu-argumen.jpg)