Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Persijap Jepara

Usai Dikalahkan Persija, Divaldo Da Silva Yakin Persijap Jepara Bisa Keluar dari Zona Degradasi

Pelatih Kepala Persijap Jepara, Divaldo Da Silva Teixeira Alves, memberikan evaluasi usai tim asuhannya menelan kekalahan dari Persija Jakarta.

Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
DUEL PEMAIN - Tangkapan layar instagram official Persija Jakarta menunjukkan duel pemain Persija Vs pemain Persijap pada laga yang digelar, Sabtu (3/1/2026) di Stadion GBK Jakarta. Persija Jakarta berhasil menang 2-0 atas Persijap Jepara. Dok Persija 

Ringkasan Berita:
  • Persijap Jepara kalah 0-2 dari Persija Jakarta akibat perbedaan kualitas dan mentalitas pemain.
  • Pelatih Persijap menilai tim masih memiliki peluang, namun penyelesaian akhir menjadi evaluasi utama.
  • Persijap diharapkan tampil lebih kuat pada putaran kedua dengan perbaikan komposisi pemain dan dukungan suporter.

 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA  - Pelatih Kepala Persijap Jepara, Divaldo Da Silva Teixeira Alves, memberikan evaluasi usai tim asuhannya menelan kekalahan dari Persija Jakarta.

Pertandingan yang mempertemukan tim papan atas dan papan bawah tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu, 3 Januari 2026, dengan skor akhir 2-0 untuk kemenangan Persija.

Divaldo menilai perbedaan kualitas dan mentalitas pemain menjadi faktor utama yang membuat Persijap kesulitan mengimbangi permainan Persija.

Keunggulan tersebut terlihat dari penguasaan laga dan intensitas permainan yang ditampilkan skuad Persija sepanjang pertandingan.

Menurutnya, kondisi itu membuat Persijap harus bekerja ekstra keras saat menghadapi tekanan dari para pemain Persija yang dikomandoi Rizky Ridho dan rekan-rekannya.

Situasi tersebut menjadikan pertandingan berjalan berat bagi Laskar Kalinyamat.

Meski kalah, Divaldo menegaskan bahwa pemain harus tetap menunjukkan keberanian, mental bertanding, serta daya juang tinggi dalam kondisi apa pun yang dihadapi tim.

Baca juga: Menelusuri Rezeki di Balik Bajaj Online Semarang, Pensiunan Masinis hingga Driver yang Bersyukur

Baca juga: Total 111 Personel Gabungan Cari Keberadaan Syafiq Ali Pelajar yang Hilang di Gunung Slamet

Baca juga: Tampang Pengamen Meresahkan di Sokaraja Banyumas yang Maksa Minta Uang ke Pengguna Jalan

"Hari ini kualitas pemain Persija memang terlihat dan istimewa, top dan selamat mereka dapat 3 poin hari ini.

Tapi ada beberapa pemain (Persijap) sepanjang pertandingan punya peluang. Kalau ada keputusan lebih tepat mungkin hasilnya akan berbeda," terangnya.

Sebagai pelatih, Divaldo menegaskan tidak menyalahkan para pemain atas hasil yang diraih.

Ia menilai Persijap masih mampu menciptakan peluang di setiap laga, meskipun penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Rentetan hasil kurang maksimal tersebut membuat manajemen Persijap perlu melakukan evaluasi menyeluruh demi menjaga daya saing tim pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Divaldo berharap adanya perbaikan komposisi pemain di sejumlah posisi krusial. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan pemain berpengalaman di Liga 1 serta meningkatkan kontribusi pemain asing yang memiliki kualitas mumpuni.

Pelatih asal Portugal itu juga menaruh harapan besar kepada pemain anyar Persijap, Borja Herrera, yang dinilai memiliki kualitas finishing untuk menambah variasi serangan tim, khususnya dari lini kedua di belakang striker.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved