Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Jelang Muktamar NU, PCNU Blora: Kalau Saya Baca Mayoritas Jateng Bisa Jadi Ada ke Gus Yahya

HM. Fattah mengatakan selalu intensif dan berkonsultasi dengan para kiai, secara regional dengan Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah

Penulis: ahmad mustakim | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Ahmad Mustakim
Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blora, HM. Fattah. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama yang akan digelar di Lampung merupakan agenda penting forum permusyawaratan tertinggi di organisasi kemasyarakatan NU yang menyangkut suksesi kepemimpinan.

Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blora, HM. Fattah mengatakan selalu intensif dan berkonsultasi dengan para kiai, secara regional dengan Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah.

"Kalau saya membaca sih,  mayoritas Jawa tengah bisa jadi ke Gus Yahya," ucap HM.

Fattah saat diwawancarai tribunjateng seusai acara pengajian rutinan di pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, (19/11/2021).

Fattah mengungkapkan tentu kedepan punya harapan muktamar ke 34 di Lampung makin berkualitas dari sebelumnya.

"Apapun kita pengen yang terbaik lah. Kita kan mencermati dan terlibat di muktamar- muktamar sebelumnya," ungkapnya.

Fattah menjelaskan PWNU Jateng berbeda dengan PWNU Jawa Timur yang sudah mendeklarasikan ke salah satu kandidat.

"Jadi kita konsultasi dengan PWNU Jateng nanti gimana? nanti di arena muktamar. Kalau jateng beda dengan jatim semuanya masih dinamis," jelasnya.

Sejauh ini, menurutnya, level menjadi Ketua Umum PBNU merupakan level yang sangat tinggi. Sehingga sangat tidak mudah kalau mencalonkan sosok meskipun semuanya demokratis.

"Mengingat tingginya level itu, gak mudah siapa yang dicalonkan itu gak mudah. Maka munculnya gus yahya dan kiai said sudah muktabar ya, di media-media sudah dikenal," terangnya.

Ketua PCNU Blora ini menuturkan agar dalam muktamar tidak terjebak pada kandidasi. Agenda-agenda penting di dalam muktamar  tidak hanya memilih pengurus dan memilih ketum yang baru, justru harus yang paling penting adalah mengusung agenda- agenda terbaik.

"Pengalaman Muktamar ke 33 di jombang mengibarkan yang namanya islam nusantara dan itu menggema di seluruh dunia. Kedepan agenda besar bisa diperjuangkan, bisa dikibarkan muktamar 34  itu," tuturnya.

Selain agenda besar, menurutnya, pada kurun periode 5 tahun yang akan datang, amanah Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD ART) organisasi bisa di laksanakan sebaik-baiknya.

Lembaga-lembaga yang ada bisa menjalankan tugas-tugasnya merupakan pembagian program yang disepakati dalam muktamar. Kaderisasi jalan.

"Sidang-sidang sangat penting, ada sidang organisasi, AD ART kita perbaiki lagi," ujarnya.

Pesan Fattah yang utama adalah penyehatan kejam'iyyahan (kelompok jamaah, red). Penguatan kelembagaan bisa berjalan dengan baik.

"Karena menjadi tolak ukur, bisa menjadi organisasi yang sehat atau tidak. bisa dilihat sehatnya pelaksanaan roda kejam'iyyahan," pungkasnya. (kim) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved