AS Roma
Ujian Pertama Legenda AC Milan yang Jadi Pelatih Debutan Langsung Lawan Jose Mourinho AS Roma
Kiprah legenda AC Milan, Andriy Shevchenko sebagai pelatih debutan di Genoa langsung mendapat ujian dari senior.
TRIBUNJATENG.COM, ITALIA - Kiprah legenda AC Milan, Andriy Shevchenko sebagai pelatih debutan di Genoa langsung mendapat ujian dari senior.
Genoa harus berjumpa dengan AS Roma yang diarsiteki pelatih senior sekaliber Jose Mourinho.
Pertandinga Liga Italia Genoa vs AS Roma di pekan13 akan digelar pada Senin (22/11) jam 02.45 WIB.
Baca juga: Catatan Unik Jelang Liverpool vs Arsenal Liga Inggris, Arteta Ternyata Lebih Banyak Menang di 2021
Baca juga: El Shaarawy Beberkan Alasan Tetap Percaya Proses Jose Mourinho di AS Roma
Baca juga: Jelang Liga Italia Lazio vs Juventus, Korban Berikutnya Setelah AS Roma dan Inter Milan?
Baca juga: CEO AS Roma Ungkap Alasannya Masih Percaya dengan Jose Mourinho Meski Timnya Tampil Buruk
Pertemuan ini terbilang spesial, karena ada aroma reuni antara Shevchenko dan Mourinho.
Pada musim 2006/2007, Mourinho yang saat itu melatih Chelsea merekrut Shevchenko dari AC Milan.
Selama Rossonneri, siapa yang tak kenal akan ketajaman Shevchenko.
Ia menjadi andalan klub asal Milan untuk mengoyak gawang para lawannya.
Berangkat dari latar belakang tersebut, Chelsea memutuskan merekrut legenda Dynamo Kyiv ini.
Padahal, di lini depan Chelsea saat itu sudah bermaterikan striker tangguh bernama Didier Drogba.
Alhasil, Shevchenko yang kala itu baru berusia 29 tahun hanya menjadi pelapis striker asal Pantai Gading tersebut.
Striker yang datang berstatuskan pemain dengan jumlah gol mentereng mendadak bak pemain antah berantah di tangan Jose Mourinho.
Musim perdana bersama Chelsea di 2006/2007, Shevchenko hanya bisa mencetak empat gol di Liga Primer Inggris.
Musim selanjutnya, tak ada yang berubah.
Justru, Shevchenko semakin sulit menjadi striker inti karena Drogba masih on fire.
Malah, Mourinho yang masih menjadi pelatih mendatangkan Nicolas Anelka dari Bolton Wanderers.
Alhasil, tiga striker kelas wahid di masa jayanya ini harus bersaing memperebutkan satu tempat sebagai striker tengah.
Tentunya, pilihan itu jatuh pada Drogba yang di akhir musim mencetak delapan gol di Liga Primer Inggris.
Sementara Shevchenko, hanya berhasil mencetak lima gol.
Dua musim yang menurut sejumlah pihak gagal dijalani Shevchenko dan membuatnya dipinjamkan kembali ke Milan.
Dan, semua ketajaman Shevchenko seakan benar-benar sudah berakhir.
Meski bersama klub yang berjasa membesarkan namanya, Shevchenko sudah tak setajam sebelum datang ke tanah Inggris.
Ia lantas dikembalikan Milan ke Chelsea setelah menjalani masa pinjaman satu musim.
Kini, Shevchenko yang sudah alih profesi menjadi pelatih akan head to head dengan Mourinho yang notabene pernah melatihnya dua musim di Chelsea.
Membawa nama Genoa, Shevchenko akan berupaya membawa klubnya meraih kemenangan.
Terlebih, semasa menjadi bermain, Roma termasuk salah tim yang paling sering dibobol Shevchenko.
Dari total 13 pertemuan, pria yang identik dengan nomor punggung tujuh ini berhasil mencetak delapan gol.
Rinciannya, tujuh gol di ajang Serie A dan satu di ajang Coppa Italia.
Fans Genoa tentunya berharap Shenvchenko bisa menularkan ketajamannya itu karena Genoa tengah dalam tren buruk karena kini berada di peringkat 17.
Tantangan Shevchenko semakin berat karena sejumlah pemain utama Genoa tengah cedera.
Mereka adalah kipert Salvatore Sirigu, Nikola Maksimovic, Mattia Bani, hingga Domenico Cricito.
Di lini depan, Felipe Caicedo dan Mattia Destro juga tengah menderita cedera,.
Badai cedera juga sebenarnya tengah dihadapi Mourinho.
Beberapa nama di skuad Roma 2021/2022 dikabarkan sedang cedera, salah satunyua adalah Nicolo Zaniolo.
Lini belakang paling memprihatinkan karena lima pemain pengganti menderita cedera.
Artinya, dalam laga melawan Genoa nanti, Mourinho bakal dibuat pusing jika salah satu pemain bertahan ada yang cedera di tengah permainan atau yang mendapat kartu merah.
Serie A pekan ini juga boleh jadi akan menjadi penentuan nasib Jose Mourinho bersama AS Roma.
Baca juga: Jelang Liga Inggris Watford vs Manchester United, Cristiano Ronaldo Bikin Panas Media Sosial
Baca juga: Prediksi Line Up Leicester vs Chelsea, Tuchel Sebut Lukaku dan Kovacic Belum Siap untuk Liga Inggris
Baca juga: Prediksi Fiorentina vs AC Milan Malam Ini, Momentum Ibra Gulingkan Napoli di Klasemen Liga Italia
Pelatih asal Portugal itu gagal mengangkat performa tim meski tampil bagus di awal-awal musim.
Klub asal Roma bahkan sudah kalah dua kali berturut-turut dua pekan silam.
Yang paling mencolok, mereka dibantai 6-1 oleh Bodo/Glimt di kompetisi Liga Konferensi Eropa.
Melihat ekspektasi manajemen AS Roma terhadap sang pelatih, tentunya pencapaian saat ini tak pernah diharapkan oleh klub.
Layak dinantikan bagaimana kiprah Andriy Shevchenko kala mengawal Genoa melawan AS Roma di pekan 13 Seri A.
Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul Debut Eks AC Milan Langsung Lawan AS Roma, Ada Modal Apik Shevchenko Hadapi Mourinho di Serie A,