Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Tegal

Berharap Bisa Segera Beroperasi, Bupati Tegal Umi Azizah Resmikan Pembangunan RS Mitra Keluarga

Bupati Tegal Umi Azizah, resmikan pembangunan RS Mitra Keluarga Slawi, yang diharapkan membantu ketersediaan fasilitas kesehatan di Kabupaten Tegal.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal Umi Azizah, saat melakukan prosesi pelatakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan RS Mitra Keluarga Slawi, Jumat (19/11/2021) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Bupati Tegal Umi Azizah, resmikan pembangunan Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Slawi.

Peresmian pembangunan gedung rumah sakit setinggi empat lantai tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama di lokasi proyek, Jalan Raya Tegal-Purwokerto, Procot, Slawi belum lama ini.  

Turut hadir mendampingi bupati, Direktur Wilayah II RS Mitra Keluarga Ester Maria Ramono, dan Direktur RS Mitra Keluarga Tegal Sherley Tjoe.

Baca juga: Cara Bayar Indihome Lewat M-Banking BCA, Mandiri, BNI, BRI atau Alfamart dan Indomaret

Baca juga: Berburu Jajanan Minggu Pagi di CFD Pleburan Semarang, Jangan Lupa Tetap Patuh Protokol Kesehatan

Menurut Umi, kehadiran RS Mitra Keluarga Slawi sangat membantu menambah ketersediaan fasilitas kesehatan di Kabupaten Tegal, terutama dalam meningkatkan rasio antara jumlah tempat tidur untuk perawatan pasien dengan jumlah penduduk Kabupaten Tegal yang masih di kisaran 1,12.

“Dari 1,59 juta penduduk kita saat ini, tersedia 1.780 tempat tidur pasien dari seluruh rumah sakit di Kabupaten Tegal. Artinya, bed to population ratio kita baru 1,12 tempat tidur per 1.000 penduduk. Masih jauh dari rekomendasi WHO yang di angka 5 tempat tidur per 1.000 penduduk,” jelas Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (21/11/2021). 

Umi menyebut, bed occupancy ratio atau tingkat keterisian tempat tidurnya saat ini di bawah 89 persen.

Ia pun berharap, saat rumah sakit ini mulai beroperasi di akhir tahun 2022 mendatang, masyarakat pemegang JKN-KIS sudah bisa terlayani. 

Untuk itu, ia minta kerjasama dengan BPJS Kesehatan secepatnya bisa direalisasikan. 

Terlebih jaringan RS Mitra Keluarga yang terafiliasi dengan PT Kalbe Farma Tbk ini sudah memiliki target akreditasi paripurna dan menerapkan standar pelayanan ISO 9001.

Umi memandang penting pelayanan kesehatan bagi warga pemegang JKN-KIS. 

Sebab, dari 1,59 juta jiwa penduduk Kabupaten Tegal menurut data BPJS Kesehatan per November 2021, sekitar 80,53 persennya adalah pemegang JKN-KIS. 

Dari jumlah tersebut, 62,58 persennya adalah penerima bantuan iur, baik dari APBN maupun APBD.

Selain akan menyerap tenaga kerja baru, pembangunan RS Mitra Keluarga Slawi juga memiliki dampak positif bagi perkembangan investasi di Kabupaten Tegal.

“Pembangunan rumah sakit ini juga menjadi indikasi Kabupaten Tegal ramah investasi. Proses perizinannya mudah, cepat dan pasti. Dan yang paling penting, terbebas dari praktik pungli atau gratifikasi,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved