Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 1 2021

PREVIEW PSIS Semarang VS PSM Makassar Liga 1 2021: Momen Balas Dendam Mahesa Jenar

PSIS Semarang tak mau kembali gagal memenangkan pertandingan saat bertemu PSM Makassar pada laga lanjutan BRI Liga 1 pekan ketigabelas

TribunJateng.com/Franciskus Ariel
Asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury akhirnya kembali menampakkan diri dalam latihan tim jelang menghadapi laga pekan keduabelas atau laga perdana series tiga BRI Liga 1 melawan Persikabo, (18/11/2021) mendatang di Stadion Manahan Solo. Pelatih asal Ambon tersebut terlihat hadir memimpin latihan tim bersama pelatih kepala Ian Andrew Gillan di Stadion Citarum, Semarang, Senin (15/11/2021) pagi. Imran Nahumarury sebelumnya absen menemani PSIS di series dua BRI Liga I. Ia juga bahkan sempat mengajukan pengunduran diri dari PSIS. Namun keinginan Imran keluar dikabarkan tak mendapat persetujuan dari manajemen. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang tak mau kembali gagal memenangkan pertandingan saat bertemu PSM Makassar pada laga lanjutan BRI Liga 1 pekan ketigabelas yang akan dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Senin (22/11/2021) malam.

PSIS Semarang membutuhkan poin penuh agar tak tergelincir atau keluar dari posisi lima besar klasemen sementara saat ini.

PSIS memang harus berhati-hati. Bahkan, jika kalah, PSM punya peluang menggeser PSIS meski saat ini skuad Juku Eja berada di posisi 9.

PSIS dan PSM hanya terpaut tiga poin. PSIS punya koleksi 20 angka, sementara PSM punya 17 angka.

Dengan demikian, pertandingan kedua tim ini diprediksi akan berjalan sengit.

Belum lagi catatan pertemuan terakhir kedua tim terjadi di babak delapan besar Piala Menpora 2021 lalu.

Saat itu, laju PSIS dikandaskan PSM di babak delapan besar lewat adu penalti.

Pertemuan kembali kedua tim di putaran pertama BRI Liga 1 ini adalah momentum bagi PSIS untuk membalas kekalahan.

Mampukah PSIS membalas kekalahan tersebut?.

Pelatih kepala PSIS Semarang, Imran Nahumarury mengatakan sejauh ini persiapan tim cukup oke. Baik dari sisi mental maupun fisik.

Meskipun, jeda pertandingan berjarak sangat dekat dari pertandingan sebelumnya saat seri menghadapi Persikabo 1973 2-2.

"Sejauh ini persiapan kami sangat baik, pertandingan melawan PSM kami sebelumnya evaluasi apa saja yang menjadi kekurangan kami kemarin.

Jadi, alhamdulillah para pemain sudah melupakan hasil laga kemarin dan sekarang fokus lawan PSM," ungkap Imran H-1 jelang pertandingan.

Pelatih asal Ambon tersebut menambahkan, timnya juga sudah melakukan analisa permainan PSM yang sangat berbahaya ketika membangun serangan.

"Yang pasti kita sudah antisipasi game model PSM. Kita sudah menghadapi mereka di Piala Menpora, meskipun pelatihnya berbeda saat itu.

Tapi saya pikir PSM tidak berubah, mereka selalu bermain dengan ciri khas mereka. Itu yang sudah kami antisipasi," ungkap Imran.

Terkait kondisi pemain, Imran mengatakan semua pemain sudah siap dimainkan.

Termasuk beberapa pemain yang sebelumnya mengalami masalah kebugaran pasca pertandingan kontra Persikabo.

"Semua pemain dalam kondisi siap tempur, Septian, Bruno, yang sempat bermasalah sekarang sudah membaik.

Sekarang kita punya waktu sehari lagi untuk istirahat. Overall kondisi pemain meningkat," kata Imran.

Adapun dalam laga melawan PSM, PSIS tak diperkuat satu pemain asing yakni Brian Ferreira.

Pemain asal Argentina tersebut sengaja tak dibawa karena dianggap belum cukup siap dimainkan.

"Kondisi Brian belum ideal, itu yang membuat kita belum bisa membawa dia di pertandingan besok.

  Kita membawa pemain yang siap secara psikologi, dan harus siap seratus persen," tandas Imran.

Selain itu, dua pemain PSIS Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga Santosa juga akan absen karena masih bergabung dalam TC Timnas Indonesia.

Dari kubu PSM, tim Juku Eja dipastikan kehilangan dua pemain inti yaitu Abdul Rahman dan M Arfan karena terkena hukuman akumulasi kartu.

Pelatih PSM, Milomir Seslija berharap pemainnya tampil disiplin serta bisa lebih memaksimalkan peluang untuk menjadi gol.

"Laga sebelumnya kami buat enam atau tujuh peluang. pemain sudah melakukan usaha yang terbaik namun tidak ada yang jadi gol.

Yang saya khawatir kalau kami tidak bisa mencetak peluang," kata Coach Milo, sapaan akrabnya.

Sama dengan PSIS, PSM juga meraih hasil seri 2-2 di laga sebelumnya ketika berjumpa PSS Sleman.

Menghadapi PSIS, Milo mengatakan skuad asuhannya sudah lebih siap dan akan tampil all out.

Pihaknya juga mewaspadai permainan PSIS yang berbahaya ketika melakukan serangan balik.

"Saya kira mereka sangat kuat dalam counter attack, mereka sangat tajam.

Tiga tahun tim ini sudah bersama. Saya prediksi pertandingan besok akan keras dan sengit," tandas eks pelatih Arema FC tersebut.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved