Breaking News:

Berita Semarang

Anggota Komisi E Minta Pemprov Jateng Percepat Distribusi Vaksin Covid-19 yang Hampir Kedaluarsa

Anggota Komisi E Ida Nurul Farida minta Pemprov mempercepat distribusi vaksin di Jateng.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Dok. FPKS DPRD Jateng
Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Ida Nurul Farida 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Ida Nurul Farida meminta Pemprov untuk mempercepat distribusi vaksin di Jateng.

Hal itu menyikapi terkait laporan vaksin Covid-19 yang kedaluarsa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, pada 13 November 2021 kemarin.

Ida berharap vaksin tersebut bisa segera disalurkan sebagaimana mestinya, terutama ke daerah yang vaksinasinya masih rendah, mengingat belum 100 persen warga Jawa Tengah tervaksin.

"Saya berharap vaksin-vaksin yang hampir kedaluarsa segera didistribusikan ke daerah-daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah," katanya, dalam keterangannya, Senin (22/11/2021).

Anggota DPRD dari Fraksi PKS itu menuturkan, meski kasus Covid-19 di Jawa Tengah kini sudah menurun, vaksinasi harus tetap digenjot agar distribusi vaksin tetap berjalan dan tidak sampai kedaluarsa.

Di Jawa Tengah sendiri, masih ada beberapa daerah yang belum mencapai target 50 persen vaksin untuk lansia.

Di antaranya yaitu Jepara, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Pati, Batang, Banjarnegara, Blora, dan Kudus.

Ida juga menyatakan bahwa proses distribusi vaksin tersebut dapat dipercepat dengan melibatkan berbagai unsur dalam proses distribusinya, baik pemerintah, TNI,  Polri, bahkan ormas.

"Dengan melibatkan berbagai unsur, baik pemerintah, TNI, Polri dan unsur masyarakat lainnya maka distribusi vaksin dapat lebih masif. Jangan sampai vaksin yang di beberapa tempat sulit untuk mendapatkannya, terbuang begitu saja," ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, sampai saat ini lebih dari 19 juta orang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama.

Atau, sebanyak 66,16 persen dari target vaksinasi, dan sebanyak  41,5 persen sudah mendapatkan dosis kedua. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved