Breaking News:

Berita Batang

Tingkatkan Daya Saing, Bupati Wihaji Minta Produk UMKM Batang Harus Dikemas Menarik

Bupati Batang sebut produk olahan makanan yang diproduksi UMKM sudah miliki rasa menjual.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/DINA INDRIANI
Contoh produk UMKM Batang yang telah dikemas secara modern dan sudah masuk gerai minimarket. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji menyampaikan produk olahan makanan yang diproduksi olah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Batang sudah memiliki rasa yang menjual.

Hanya saja, agar bisa lebih bersaing dengan produk makanan industri,  kemasan produk UMKM harus dikemas lebih menarik dan modern.

"Untuk rasa saya kira produk kita sudah menjual, hanya pekerjaan rumah kita untuk memberikan pelatihan cara mengemas atau packagingnya lebih menarik atau kekinian," tutur Bupati Wihaji, Senin (22/11/2021).

Menurutnya, kemasan menarik saat ini sangat dibutuhkan karena konsumen sekarang memilih makanan daya tarik pertamanya adalah kemasannya.

"Packaging ini merupakan inovasi di masa sekarang agar bisa diterima pangsa pasar," ujarnya.

Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto mengatakan sudah ada delapan produk UMKM Batang yang masuk gerai toko modern atau pasar modern. 

Dari delapan produk itu yaitu kopi, teh, makanan ringan seperti kripik pisang, sale pisang, kripik nangka, dan gula jahe. 

"Delapan produk UMKM yang masuk gerai minimarket dan akan terus bertambah, ini hanya produk awal semoga ke depan bisa berkolaborasi terus dengan Alfamart secara offline maupun online," tuturnya. 

Ia pun mengatakan, produk UMKM atau IKM Batang untuk masuk gerai pasar modern harus memenuhi persyaratan sesuai standar operasional prosedur (SOP). 

Sebelumnya, mereka juga mendapatkan bimbingan dari Disperindagkop dan UMKM yang bekerjsama dengan toko modern atau pasar modern, baik cara mendapatkan perizinan kesehatan, mendapatkan label halal dan cara packaging yang baik. 

"Pelaku IKM dan UMKM selalu kita bina agar bisa mengembangkan produknya masuk ke pasar modern di Indonesia, tidak hanya offline tapi juga online sehingga masyarakat yang ini oleh-oleh makanan khas Batang bisa pesan secara online yang diantar sampai rumah," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved