Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Puluhan Driver Ojol Geruduk Kafe di Semarang: Ojol Ditarik Jaketnya dan Dikatain Kata Kasar

Puluhan driver ojek online dari beragam aplikasi menggeruduk sebuah kafe di Jalan Rajabasa, Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang

Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
TRIBUNJAKARTA.COM
Ilustrasi Ojek Online 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan driver ojek online dari beragam aplikasi menggeruduk sebuah kafe di Jalan Rajabasa, Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang, Selasa (23/11/2021) malam.

Puluhan driver ojol mendatangi kafe  tersebut akibat tak terima ada rekan sesama ojol saat mengambil orderan mendapatkan perlakuan kasar dari pemilik kafe. 

Perlakuan kasar yang diterima ojol berupa jaket ditarik hingga sobek dan perkataan kasar. 

Persoalan tersebut lantas memancing para driver untuk melakukan langkah solidaritas atas nasib yang diterima rekan sesama ojol.

Kasus tersebut sempat ramai di media sosial hingga polisi dari Polsek Gajahmungkur harus turun tangan untuk menangani kasus tersebut.

Ojol Semarang Ucup mengatakan, ikut terjun ke lapangan untuk membantu rekan sesama ojol.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kasus itu bermula saat rekan ojol bernama Mario Ahmad Ibrahim ketika kejadian hendak mengambil orderan makanan di kafe tersebut.

Mario masih berada di daerah Sampangan sehingga meminta kafe untuk membuat orderan terlebih dahulu.

Ketika perjalanan menuju ke kafe, hujan turun deras sehingga Mario berhenti untuk berteduh memakai jas hujan di sebuah warung sate di samping trafik light Jalan Semeru.

Selepas itu, Mario sempat chat ke pihak kafe kembali lalu melanjutkan perjalanan untuk mengambil orderan. 

Setiba di kafe ternyata orderan belum jadi sehingga terjadi keributan. 

"Pihak kafe sempat menarik jaket Mario hingga sobek dan sempat dikatain kata kasar berupa as* (kata  kasar dalam bahasa Jawa).

Sekaligus sempat mengancam akan dilaporkan ke kantor aplikasi ojol tempatnya bekerja," terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (24/11/2021).

Mendapatkan perlakuan tersebut, Mario tak terima lantas membagikan pengalamannya tersebut ke grup media sosial para ojol di Semarang yang diikutinya. 

Dari postingan tersebut memantik solidaritas para ojol untuk menggeruduk kafe. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved