Breaking News:

Berita Kudus

‎Rehabilitasi Ruang Kelas Rusak di Kudus Senilai Rp 1,84 Miliar Optimistis Tuntas Tahun Ini

Pemkab Kudus anggarkan Rp 1,84 miliar untuk rehabilitasi sedikitnya 10 sekolah rusak.

Penulis: raka f pujangga | Editor: sujarwo
Dokumen
Ketua DPRD Kudus, Masan, saat meninjau banggunan SDN 2 Mlatinorowito pada bulan Februari 2020 yang lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menganggarkan Rp 1,84 miliar untuk rehabilitasi sedikitnya 10 sekolah rusak sedang hingga berat.

‎Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono memastikan anggaran itu dapat terserap meskipun pelaksanaannya sudah mendekati akhir tahun 2021.

"Optimistis bisa diselesaikan tahun ini, karena mereka sudah berpengalaman menangani rehabilitasi ruang rusak," ujar dia, Rabu (24/11/2021).

Menurutnya, perbaikan sekolah itu merupakan prioritas anggaran yang tercantum dalam penjabaran bupati sesuai Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

Alokasi anggarannya dinilai penting agar siswa bisa sekolah dengan nyaman di kelas yang memadai.

"‎Pengerjaan saat ini sudah ada dasarnya sehingga bisa dilaksanakan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kudus, HM Hartopo berkomitmen untuk memberikan fasilitas pendidikan yang layak bagi siswa.

"Kami sudah anggarkan dan akan melaksanakan rehabilitasi ruang rusak ‎tahun ini," ujar dia.

Sejumlah rehabilitasi itu meliputi ruang kelas SDN Prambatan Kidul Rp 200 juta, SDN 1 Terban Rp 200 juta, SDN 3 Bakalankrapyak Rp 125 juta, SDN 3 Payaman Rp 125 juta, SDN 2 Mlatinorowito Rp 198 juta, 

Kemudian rehabilitasi ruang kelas SDN 3 Jepang Pakis Rp 200 juta, SDN 2 Sambung Rp 200 juta, dan SDN 3 Undaan Tengah Rp 200 juta‎.

Pembangunan pagar SDN 2 Krandon Rp 200 juta dan pembangunan ruang perpustakaan SDN 2 Megawon Rp 200 juta.

‎Diketahui kerusakan SDN 2 Mlatinorowito sudah terjadi sejak bulan Februari 2020 yang lalu karena derasnya hujan ditambah bangunan yang tidak lagi kokoh.

Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian itu dan pihak sekolah sudah mengosongkan sebelum kejadian itu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved