Breaking News:

Berita Banyumas

Tingkatkan Kualitas, Badan Layanan Umum Daerah Banyumas Ikuti Workshop Akuntansi

Wabup Banyumas hadiri acara Workshop Akuntansi, Pelaporan dan Pertanggungjawaban.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: sujarwo
TRIBUNBANYUMAS/Ist. Humas Pemkab Banyumas
Wabup Banyumas, Sadewo Tri Lastiono saat menghadiri acara Workshop Akuntansi, Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kamis (25/11/2021) di Aula Hotel Wisata Niaga, Purwokerto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menghadiri acara Workshop Akuntansi, Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kamis (25/11/2021) di Aula Hotel Wisata Niaga, Purwokerto.

Ketua Panitia Workshop, Atmaran

Wabup Banyumas, Sadewo Tri Lastiono saat menghadiri acara Workshop Akuntansi, Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kamis (25/11/2021) di Aula Hotel Wisata Niaga, Purwokerto.
Wabup Banyumas, Sadewo Tri Lastiono saat menghadiri acara Workshop Akuntansi, Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kamis (25/11/2021) di Aula Hotel Wisata Niaga, Purwokerto. (TRIBUNBANYUMAS/Ist. Humas Pemkab Banyumas)

anda Wijaya menjelaskan tujuan diselenggarakannya kegiatan adalah meningkatkan kapasitas dan keseragaman penerapan pengelolaan keuangan BLUD. 

Bukan hanya itu, hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pengelola keuangan BLUD dapat mengimplementasikan pedoman pengelolaan keuangan BLUD.

Hal itu guna mendukung optimalisasi penerapan BLUD sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Peserta workshop yang diundang terdiri dari unsur SKPD dan BLUD.  Unsur SKPD terdiri dari Kepala BKAD beserta jajarannya, dan Kepala Dinas Kesehatan beserta jajarannya. Sedangkan unsur BLUD, terdiri dari 39 akuntan puskesmas, 5 pengelola keuangan pada RSUD, 3 akuntan balai, dan 1 akuntan lakmas," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis. 

Pada sambutannya Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono berharap agar peserta workshop dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya.

Karena peserta akan mendapatkan penjelasan dari para narasumber yang kompeten di bidangnya.

"Perlu dipahami perubahan menjadi BLUD tidak hanya dilihat semata-mata merupakan perubahan dari aspek teknis keuangan dan pertanggungjawaban. Tapi harus dipandang sebagai momentum untuk menerapkan tata kelola manajemen yang lebih efisien dan lebih produktif," ungkapnya.

Acara turut juga hadir Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Agus Raharjo, Kepala Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan, Bawuk Puji Santoso sebagai narasumber dari workshop tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved