Breaking News:

Berita Semarang

Wamenkumham Eddy Apresiasi Berbagai Prestasi Kemenkumham Jawa Tengah

Edward Omar Sharif Hiariej apresiasi kinerja jajaran Kanwil Kemenkumham Jateng.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Dok. Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej memberikan penguatan dan pengarahan terkait zona integritas WBK/WBBM di Aula Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Edward Omar Sharif Hiariej, mengapresiasi kinerja jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah yang telah berhasil mendapatkan berbagai macam penghargaan.

Eddy, sapaan akrabnya, meng

Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej memberikan penguatan dan pengarahan terkait zona integritas WBK/WBBM di Aula Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Kamis (25/11/2021).
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej memberikan penguatan dan pengarahan terkait zona integritas WBK/WBBM di Aula Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Kamis (25/11/2021). (Dok. Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah)

atakan untuk meraih berbagai penghargaan tersebut tentu tidak mudah mengingat banyaknya satuan kerja (Satker) yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Hal itu disampaikannya saat memberikan penguatan dan pengarahan kepada seluruh jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah di Aula Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, jalan Dr. Cipto, Semarang, Kamis (25/11/2021).

"Raihan kantor wilayah Jawa Tengah ini patut kita apresiasi. Tentunya untuk meraih itu tidaklah mudah," katanya.

Dalam pengarahannya, Eddy menekankan, dalam membangun zona integritas, ada 3 kata kunci yang harus menjadi pegangan bagi Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah yang memiliki jumlah Satker terbanyak se-Indonesia. Yaitu Integritas, Transparansi, dan Akuntabilitas.

"Ketika kita bicara integritas, ada 5 hal yang melekat antara lain moral dan etika, loyalitas, dedikasi, disiplin, serta kapasitas intelektual. Kalau ini semua bisa berjalan dengan baik, maka kita tentu dapat bekerja secara professional," paparnya.

Profesionalisme dalam melakukan pekerjaan itu, katanya, ditunjukkan dalam proses melayani masyarakat dengan dua kata kunci lainnya yaitu secara transparansi dan akuntabilitas.

Eddy mengingatkan bahwa predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bukanlah suatu tujuan.

"Walaupun tanpa predikat WBK dan WBBM, kita harus tetap bekerja secara profesional. Ketika kita bekerja dengan penuh integritas, transparansi, dan akuntabilitas tanpa diimingi predikat itu kita akan tetap bekerja secara professional," tambahnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, A. Yuspahruddin menyambut baik kunjungan Wamenkumham ke Kanwil Jawa Tengah.

Yuspahruddin melaporkan gambaran umum di Jawa Tengah antara lain perihal capaian pembangunan zona integritas Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, pelaksanaan vaksinasi di lingkungan Satker Pemasyarakatan, proses rekrutmen CPNS, hingga perolehan prestasi dan penghargaan di tahun 2021.

"Prestasi terbaru kami yaitu Terbaik Pertama dalam Kategori Pemberitaan Positif di Media Online pada Kumham PR Summit 2021," katanya.

Selain memberikan penguatan dan pengarahan, Wamenkumham juga melakukan peluncuran inovasi terbaru Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah yaitu Sistem Pelayanan HAM Terpadu (SIHAMDU) dan Sistem Informasi Pelayanan Kepegawaian (SILAK).

Selain diikuti jajaran Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, pengarahan tersebut juga diikuti para Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala UPT se-Jawa Tengah, dan Pejabat Administrasi Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved