Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Papua

Detik-detik Penangkapan Pentolan KKB Yahukimo Temianus Magayang

Tokoh kelompok kriminal bersenjata (KKB), Temianus Magayang ditangkap Satgas Nemangkawi.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun
Suasana saat aparat TNI melakukan pemeriksaan di ruas jalan masuk Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. 

TRIBUNJATENG.COM, JAYAPURA -- Tokoh kelompok kriminal bersenjata (KKB), Temianus Magayang ditangkap Satgas Nemangkawi.

Salah satu pentolan KKB itu ditangkap di Kabupaten Yahukimo, Papua, Sabtu (27/11/2021).

Dalam keterangan pers yang diterima Tribun-Papua, Minggu (28/11) Humas Polda Papua mengungkapkan kronologis penangkapan Demius Magayang alias Temianus Magayang.

Awalnya, pada pukul 10.45 WIT, tim gabungan Polres Yahukimo bersama Satgas Nemangkawi yang dipimpin oleh Katim Satgas-i Unit Yahukimo, AKP I Nengah S Gapar, bergerak menuju lokasi sasaran yang berada di seputaran PT Indopapua di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Kemudian, pada pukul 11.40 WIT, tim tiba di lokasi dan melihat mobil Hilux yang ditumpangi buronan, Demius Magayang alias Temianus Magayang, melintas di lokasi.

Selanjutnya, tim langsung melakukan penangkapan.

Pada pukul 12.00 WIT, tim bergerak dari lokasi penangkapan menuju Polres Yahukimo, guna dilakukan pemeriksaan awal.

Kemudian, pada pukul 12.30 WIT, Demius Magayang alias Temianus Magayang langsung dibawa ke RSUD Dekai.

Tepat pukul 12.40 WIT, Demius Magayang tiba di RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari Demius adalah satu pucuk senjata api pendek rakitan, 8 butir amunisi, 1 unit ponsel, dan 2 buah dompet.

Buronan kasus pembunuhan

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyebutkan, Demius Magayang tercatat terlibat dalam rentetan kasus pembunuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Demius terlibat kasus penganiayaan berat terhadap staf KPUD Yahukimo, Henry Jovinski, sehingga korban meninggal dunia.

Lalu, pada 18 Mei 2021, terlibat pembunuhan Muhamad Toyib di Jalan Bandara.

Serlain itu, terlibat pembunuhan 2 anggota Satgas Pamrahwan 432/SWJ di ujung Bandara Nop Goliat Dekai.

Ia mengalami luka tembak pada bagian kaki kiri saat ditangkap Satgas Nemangkawi.

Petugas terpaksa melepas tembakan karena Temianus berusaha melawan saat ditangkap.

"Karena kondisi lukanya bisa membahayakan nyawa makanya kita rujuk ke sini," ujar Kasat Reskrim Polres Yahukimo Ipda Rony Samori di Jayapura, Minggu (28/11).

Cintai Rakyat Papua

Beberapa hari lalu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman kunjungi Papua dan Sulawesi Selatan.

Dudung memberikan arahan agar prajuritnya mencintai rakyat Papua.

"Oleh karena itu, dalam bertugas untuk selalu mencintai rakyat Papua, sehingga pada akhirnya rakyat Papua akan mencintai TNI," ujar Dudung.

Ia juga menekankan agar prajurit TNI AD selalu hadir di tengah masyarakat dan senantiasa menjadi solusi terhadap kesulitan rakyat, sehingga hal itu dapat menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan rakyat terhadap TNI AD.

Mantan Pangkostrad itu berpesan supaya Satgas TNI AD yang bertugas di Papua jangan menganggap kelompok kriminal bersenjata (KKB) sebagai musuh.

Ia meminta supaya prajuritnya menganggap mereka sebagai rakyat yang perlu dirangkul dengan hati yang suci dan tulus serta diberi pemahaman tentang NKRI. (kompas.com)

Baca juga: Fakultas Ekonomi Unissula Semarang Bantu Diversifikasi Produk dan Inovasi Gulo Kacang

Baca juga: Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser, GP Ansor: Jangan Main-main Pakai Baret Ini 

Baca juga: Info Pemeliharaan Jaringan PLN ULP Kutoarjo Senin 29 November 2021

Baca juga: Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Tegalrejo Magelang Senin 29 November 2021

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved