Breaking News:

Guru Berkarya

Mengajar dengan Memperhatikan Kepribadian dan Karakter Siswa

Untuk bisa memandu siswa dalam proses pembelajaran dengan baik maka guru SMP Negeri 1 Comal berusaha mengetahui kepribadian dan karakter siswanya

Editor: abduh imanulhaq
IST
Acip Saikhuri SPd, Guru SMPN 1 Comal Pemalang 

Oleh: Acip Saikhuri SPd, Guru SMPN 1 Comal Pemalang

MASA pandemi segera berakhir, dunia pendidikan akan segera  kembali berjalan dengan normal. Kegiatan belajar mengajar  melalui  jaringan (daring) prosentasenya sudah mulai dikurangi. Pembelajaran tatap muka (PTM) meskipun dalam kondisi yang masih serba terbatas sudah mulai  dilakukan dihampir semua tingkat satuan pendidikan.

Banyak hal yang harus diperhatikan oleh seorang guru ketika akan kembali melakukan kegiatan mengajar dikelas, tidak terkecuali guru-guru di SMP negeri 1 Comal. Di antara berbagai hal yang harus itu adalah kepribadian dan karakter siswa. Karena setelah setahun lebih siswa mengikuti kegiatan pembelajaran melalui jaringan internet, tentunya hal ini akan mempengaruhi pola pikir siswa dalam belajar, dan hal ini tentu saja akan mempengaruhi kepribadian dan karakter siswa

Menurut Koswara (2005 :35) beliau menyampaikan bahwa yang dimaksud dengan kepribadian adalah kebiasaan, sikap, sifat yang dimiliki seseorang yang berkembang ketika seseorang berhubungan dengan orang lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang. Di samping itu, kepribadian sering juga diartikan dengan ciri-ciri yang menonjol pada diri individu, misalnya kepada orang yang pemalu dikenakan atribut “berkepribadian pemalu”. Kepada orang supel diberikan atribut “berkepribadian supel” dan kepada orang yang plin-plan, pengecut, dan semacamnya diberikan atribut “tidak punya kepribadian”.

Pada prinsipnya mengajar adalah berbagai usaha yang dilakukan oleh seoarang guru untuk menciptakan suatu kondisi lingkungan yang mendukung terjadinya  proses pembelajaran. Mengajar bukan lagi usaha seorang guru untuk mentranfer berbagai ilmu pengetahuan, pengalaman, maupun ketrampilan  kepada siswa, dimana kegiatan intinya  ada pada guru, sementara siswa hanya mendengar dan menerima apa yang diajarkan guru, tetapi mengajar lebih pada upaya seorang guru untuk memandu siswa dalam proses pembelajaran. Jadi dalam kegiatan belajar siswa itu sendiri yang dituntut untuk aktif dalam proses pembelajaran, sementara guru hanya perlu mengawasi, mengoordinasi dan membimbing siswa.

Untuk bisa memandu siswa dalam proses pembelajaran dengan baik itulah maka guru SMP Negeri 1 Comal senantiasa berusaha mengetahui kepribadian dan karakter siswanya. Sehingga dapat mengajar dengan baik karena adanya kesuaikan pola dan metode pembelajaran dengan apa yang dibutuhkan oleh siswa yang tentunya berbeda-beda sesuai dengan kepribadian dan karakter masing-masing siswa.

Mengajar dengan memperhatikan kepribadian dan karakter siswa banyak sekali  memberi  dampak positif bagi seorang guru dalam mengantarkan siswanya belajar.  Karena dengan mengenal kepribadian dan karakter siswa, maka guru akan dapat mengetahui kelebihan yang di miliki siswa sehingga guru dapat lebih mengoptimalkan kompetensi yang dimiliki siswa.

Seorang guru yang mengenal Kepribadian dan Karakter siswa akan dapat mendeteksi kekurangan  yang dimiliki siswanya.  Hal ini sangat perlu diperhatikan agar guru dapat memperbaiki dan siswa dapat meminimalisir kekurangannya.

Mengetahui kepribadian dan karakter siswa juga akan menjadikan seorang guru mengetahui potensi yang terdapat dalam diri siswanya. Potensi yang terdapat dalam diri siswa dapat lebih dioptimalkan sehingga siswa dapat meraih kesuksesan dimasa yang akan datang.

Kita semua tahu di era globalisasi seperti sekarang ini persaingan dalam berbagai bidang menjadi semakin ketat. Apabila kita tidak mampu berkompetisi dengan mengedepankan kompetensi yang kita miliki maka kita kembali menjadi negara yang “terjajah”. Semoga dengan memperhatikan kepribadian dan karakter siswa kita dalam mengajar kita akan mampu menciptakan generasi penerus yang cerdas, bermoral, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di dunia internasional (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved