Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Orang-orang Berpakaian Hasmat Bawa Kantung Mayat Bikin Heboh Resepsi Pernikahan Pengantin Semarang

Orang-orang berseragam hasmat bawa kantung mayat dan gergaji datangi resepsi pernikahan relawan semarang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Relawan Semarang
Relawan Semarang Siswanto saat berpose dengan para relawan lainnya yang mendatangi resepsi pernikahannya dengan kostum ala-ala relawan di Jalan Candi Pawon Timur VI, Manyaran, Semarang Barat, Kota Semarang.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ada kejadian unik saat hari indah bagi pasangan Thecfilus Siswanto dan Ester Wahyu Yuhantinus.

Ketika hari resepsi pernikahan mereka didatangi oleh sejumlah rombongan relawan di rumah mempelai wanita Jalan Candi Pawon Timur VI, Manyaran, Semarang Barat.

Tak seperti tamu undangan lain pada umumnya, rombongan itu datang dengan kostum unik. 

Mereka mengenakan baju hazmat yang biasa dikenakan oleh petugas pemulasaraan jenazah.

Tak hanya itu, mereka juga membawa sejumlah alat kebencanaan yang biasa ditenteng oleh para relawan. 

Mulai dari senso, kantung mayat, alat penyemprot disinfektan sampai tali tambang.

Relawan Semarang Siswanto saat berpose dengan para relawan lainnya yang mendatangi resepsi pernikahannya dengan kostum ala-ala relawan di Jalan Candi Pawon Timur VI, Manyaran, Semarang Barat, Kota Semarang. 
Relawan Semarang Siswanto saat berpose dengan para relawan lainnya yang mendatangi resepsi pernikahannya dengan kostum ala-ala relawan di Jalan Candi Pawon Timur VI, Manyaran, Semarang Barat, Kota Semarang.  (Relawan Semarang)

"Kami kaget tadi ada suara sirine ambulance meraung-raung keras saya kira ada apa ternyata mereka juga tamu," ucap seorang tamu undangan Agus kepada Tribunjateng.com. 

Usut punya usut, ternyata mempelai pria di pernikahan tersebut yakni Siswanto merupakan seorang relawan di Kota Semarang.

Siswanto juga aktif sebagai petugas pemulasaraan jenazah Covid-19 saat pandemi mewakili dari Sarda Jateng dan tergabung di kelompok relawan Covid-19 tim Ronggolawe Semarang Barat. 

Ia aktif pula di Relawan Semarang Hebat (RSH) atau Relawan Goglak yang sering terjun ke lapangan terutama saat menangani kejadian pohon tumbang yang acapkali terjadi saat kota Lumpia diguyur hujan deras disertai angin kencang. 

Tak heran para tamu dari rombongan relawan membawa senso ketika hari pernikahan Siswanto.

"Ya sebagai bentuk penghormatan kami kepada beliau yang selama ini mengabdikan diri di dunia relawan," terang perwakilan Relawan Semarang, Rifki kepada Tribunjateng.com, Senin (29/11/2021).

Siswanto mengaku, kaget dan terharu mendapatkan kejutan dari para rekan-rekan sesama relawan di saat hari pernikahannya. 

"Ya sempat kaget terutama saat ada suara sirine ambulance sama suara senso saya kira hanya halusinasi. 

Ternyata ada temen-temen datang buat beri kejutan, terima kasih udah perhatian," tandasnya. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved