Berita Regional
Video Bentrokan Prajurit TNI Marinir dan Raider 30 Detik Tersebar, Ini Penjelasan Kolonel Gugun
Suasana jembatan Barelang, Batam mencekam di Sabtu (27/11/2021) malam gara-gara bentrokan anggota TNI Marinir dengan Raider.
Penulis: galih permadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM - Suasana jembatan Barelang, Batam mencekam di Sabtu (27/11/2021) malam gara-gara bentrokan anggota TNI Marinir dengan Raider.
Video detik-detik anggota TNI AL Marinir dan TNI AD Raider adu jotos di Barelang, Batam, Kepulauan Riau tersebar di media sosial.
Peristiwa itu diduga melibatkan prajurit TNI yang bertugas di Yonif 10 Marinir dan Yonif Raider 136/TS.
Warganet membagikan video di media sosial .
Dalam video terlihat situasi tidak kondusif di sekitar tempat kejadian perkara hingga membuat warga sipil ketakutan.
Termasuk anak kecil memakai kaos kuning tampak ketakutan berlari masuk ke mobil tapi tidak bisa.
Belum diketahui penyebab pasti keributan tersebut.
Penjelasan TNI AL
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) Kolonel Marinir Gugun Saeful Rachman mengkonfirmasi video viral baku hantam yang disebut melibatkan oknum Marinir TNI AL dan oknum Batalyon Infanteri Raider di Jembatan Barelang Batam.
Dalam video yang viral di media sosial tersebut tampak sekelompok lelaki berteriak-teriak dan terlibat baku hantam.
Dalam video tersebut kejadian diduga terjadi pada malam hari.
Sejumlah kendaraan juga tampak terparkir sembarangan di jalan yang terekam kamera.
Tampak juga anak-anak dan warga sekitar lokasi berlarian ketakutan.
Gugun membenarkan bahwa pihak yang terlibat baku hantam tersebut adalah oknum Marinir TNI AL dan oknum Raider.
Ia mengatakan perbuatan tersebut mencoreng nama baik institusi TNI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tni-al-marinir-vs-tni-ad-raider.jpg)