Breaking News:

Ngopi Surup

Ngopi Surup : Kisah Syamsuddin Guru Teladan yang Kini Jadi Plh Bupati Banjarnegara

Wawancara ringan yang inspiratif dikemas dalam program Ngopi Surup kali ini bersama narasumber Plh Bupati Banjarnegara, Syamsuddin.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin menyerahkan SK pensiun secara simbolis, Rabu (13/10/2021)  

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA -- Wawancara ringan yang inspiratif dikemas dalam program Ngopi Surup kali ini bersama narasumber Plh Bupati Banjarnegara, Syamsuddin.

Dipandu Host Rustam Aji Production Manager Tribun Jateng, Syamsuddin yang berpengalaman puluhan tahun sebagai guru, membeberkan panjang lebar bagaimana penyesuaian sosok guru menjadi pejabat, kepala dinas dan kemudian ditunjuk jadi Plh Bupati Banjarnegara.

Video Ngopi Surup tayang di media sosial Tribun Jateng. Dan kali ini disajikan kepada pembaca koran cetak Tribun Jateng, yang ditranskrip oleh wartawan Khoirul Muzaki. Berikut petikan wawancaranya.

Sebenarnya dulu apa cita-cita Bapak?

Segala sesuatu ditentukan Yang Maha Kuasa. Saya dulu hanya bermimpi biasa, ingin jadi guru. Dan ketika itu tercapai, saya bersyukur.

Motivasi saya, di manapun berada, saya ingin jadi yang terbaik. Saya hanya menapak mengikuti aliran nasib. Mengalir saja apa adanya.

Bisa cerita kenangan saat jadi guru?

Saya pertama menjadi guru di Desa Kalitengah Kecamatan Purwanegara, desa terpencil di ujung selatan Banjarnegara.

Salah satu murid saya adalah DR. Sulistyo, Ketua Umum PGRI, tokoh pendidikan yang meninggal saat terapi oksigen di RS TNI AL Mintoharjo, Jakarta. Komplek makamnya dibuat monumen pendidikan di Desa Kalitengah, Banjarnegara.

Dulu Bapak guru SD kemudian bisa jadi kepala dinas, apa kelebihannya?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved