Berita Nasional
Respons Mabes TNI Soal Bentrok Marinir vs Raider: Sedang Diselidiki Kebenaran Beritanya
Markas Besar (Mabes) TNI telah menindaklanjuti adanya insiden bentrok Marinir TNI Al vs Raider TNI AD di Batam, Kepulauan Riau.
Anak itu tidak sendirian, ia tampak bersama ibunya ketika bentrokan itu terjadi.
Bocah berbaju kuning tersebut tidak bisa menyembunyikan ketakutannya.
Ia langsung berlari menuju mobil dan berusaha masuk ke dalam kendaraan.
Namun sayang, mobilnya dalam keadaan terkunci.
Kepanikannya semakin menjadi hingga ia mencoba membuka pintu lain namun juga terkunci dan ia pun terus berlari.
Sebelumnya warganet membagikan video di media sosial .
Dalam video terlihat situasi tidak kondusif di sekitar tempat kejadian perkara hingga membuat warga sipil ketakutan.
Termasuk anak kecil memakai kaos kuning tampak ketakutan berlari masuk ke mobil tapi tidak bisa.
Belum diketahui penyebab pasti keributan tersebut.
Penjelasan TNI AL
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) Kolonel Marinir Gugun Saeful Rachman mengkonfirmasi video viral baku hantam yang disebut melibatkan oknum Marinir TNI AL dan oknum Batalyon Infanteri Raider di Jembatan Barelang Batam.
Dalam video yang viral di media sosial tersebut tampak sekelompok lelaki berteriak-teriak dan terlibat baku hantam.
Dalam video tersebut kejadian diduga terjadi pada malam hari.
Sejumlah kendaraan juga tampak terparkir sembarangan di jalan yang terekam kamera.
Tampak juga anak-anak dan warga sekitar lokasi berlarian ketakutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tni-ad-vs-tni-al-batam-balerang.jpg)