UT Semarang
Program CSR UT Semarang Bekali Masyarakat Dengan Beragam Pelatihan
“Jika sudah mempunyai keahlian dalam desain grafis, peserta mahasiswa bisa menjadi freelancer sambil kuliah.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - “Dua tahun lebih kita berhadapan dengan pandemi Covid-19. Kita semua mengetahui bahwa pandemi ini memaksa semua orang melakukan pembatasan sosial. Pembatasan sosial ini tak pelak menimbulkan pergeseran perilaku masyarakat dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam membeli kebutuhan sehari-hari.
Hasil survei mencatat, dalam era pandemi ini, jumlah masyarakat yang belanja melalui online semakin meningkat. Bahkan menariknya, perilaku belanja online yang awalnya lebih banyak dilakukan oleh generasi milenial, kini sudah menjalar ke generasi-generasi lainnya seperti generasi X dan baby boomer."
Demikian pernyataan Direktur UT Semarang Moh Muzammil saat membuka pelatihan Desain Grafis.
Pelatihan ini diikuti berbagai lapisan masyarakat di Semarang, mulai mahasiswa, guru sampai pelaku usaha UMKM.
“Sebelum pandemi saja, pengguna media sosial di Indonesia sudah sangat merebak, apalagi di era pandemi ini. Oleh karena itu, pengetahuan dan keahlian tentang digital marketing sangat dibutuhkan oleh masyarakat," Tandas Muzammil.
Pelatihan hari pertama, peserta diberikan pengenalan membuat desain grafis untuk kepentingan campaign marketing dan branding.
Hari kedua ditekankan pada pembuatan materi untuk presentasi.
Menurut Muzammil, desain grafis dapat dimanfaatkan dalam banyak aspek kehidupan sehari-hari.
Desain grafis yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan pencitraan suatu produk.
Desain grafis mampu membuat suatu informasi menjadi lebih menarik dan lebih estetis secara visual.
Dalam dunia usaha, desain grafis sangat membantu dalam pembuatan branding mulai dari logo,flyer, website, kartu nama, banner dan sebagainya.
"Berangkat dari pemikiran itu, maka UT Semarang menyelenggarakan pelatihan Desain Grafis sebagai bentuk CSR kepada masyarakat Semarang," lanjut Muzammil.
Jika sudah mempunyai keahlian dalam desain grafis, peserta mahasiswa bisa menjadi freelancer sambil kuliah.
Hitung-hitung menambah uang kuliah dan menambah pengalaman.
Bagi peserta guru, desain grafis yang menarik membuat tampilan media pembelajaran akan semakin manarik sehingga peserta didik mudah memahami materi yang diajarkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pelatihan-desain-grafis-yang-diikuti-oleh-berbagai-lapisan-masyarakat-di-semarang.jpg)