Breaking News:

Berita Kudus

Upah untuk Buruh yang Bekerja di Atas 1 Tahun di Kudus akan Diatur Stuktur Pengupahannya

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kudus 2022 telah ditetapkan sebesar Rp 2.293.058,26.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
Rifqi Gozali
sejumlah buruh yang bekerja di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kudus 2022 telah ditetapkan sebesar Rp 2.293.058,26.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop-UKM) Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmati, untuk besaran upah tersebut menyasar pada buruh yang masa kerjanya 0 sampai 1 tahun.

“Pekerja yang (masa kerjanya) di atas 1 tahun ada struktur upah. Ini nanti akan kami bicarakan,” ujar Rini Kartika, Rabu (1/12/2021).

Pihaknya akan membahas struktur upah bagi pekerja yang masa kerjanya di atas satu tahun dengan dewan pengupahan. Rencananya esok hari pihaknya akan membahas hal tersebut.

“Dewan pengupahan besok rapat untuk menentukan struktur upah,” tandas Rini.

Rini mengatakan, komponen dalam struktur upah ini meliputi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan konsumsi rumah tangga.

Namun, lanjut dia, di situ juga ada kesepakatan bipartit antara pengusaha dengan pekerja.

“Itu yang akan didiskusikan besok,” katanya.

Dikatehui, kenaikan UMK di Kudus 2022 tidak signifikan yakni hanya 0,09 persen. Dari yang semula Rp 2.290.995,33 menjadi Rp 2.293.058,26.

Kenaikan ini kata Rini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 tentang Pengupahan.

Kenaikan yang sangat kecil itu ditolak oleh sejumlah buruh. Misalnya dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kudus.

Mereka menuntut kenaikan UMK 2022 di Kudus sebesar 5,71 persen atau sebesar Rp 118.000.

Sebelumnya, Bupati Kudus HM Hartopo sendiri mengakui jika kenaikan upah hanya di kisaran Rp 2 ribu dinilai tidak terasa.

Namun, nominal kenaikannya kenapa tidak bisa signifikan karena dibatasi aturan pusat berupa Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2022 tentang Pengupahan.

Sedianya dia juga ingin jika warganya sejahtera melalui upah yang tinggi. (*)

Baca juga: Hasil BWF World Tour Finals 2021 Praveen/Melati Kalah Melawan Dechapol/Sapsiree

Baca juga: Jelang Nataru, Polres Blora Pasang Spanduk Imbauan Tidak Mudik 

Baca juga: Flavio Beck Junior Resmi Kembali ke PSIS Semarang: Saya Sangat Merindukan Tim Ini

Baca juga: Video Viral Sepasang Burung Emprit Berharga Rp 10 Juta di Semarang, Dipatenkan Peternaknya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved