Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Pemkab Kudus Fasilitasi Marketplace UMKM

Pasca pelatihan keterampilan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kudus, para peserta diharapkan bisa menjadi wirausahawan

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Kepala Disnakerperinkop-UKM Rini Kartika Hadi Ahmawati 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pasca pelatihan keterampilan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kudus, para peserta diharapkan bisa menjadi wirausahawan.

Untuk itu, selain mereka mendapatkan monitor dan pengawasan, juga disiapkan kanal marketplace untuk memasarkan produknya secara daring.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop-UKM) Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, dalam melakukan monitoring pihaknya mengandalkan peranti digital.

Misalnya memalui Whatsapp. Monitoring tersebut untuk mengentahui sejauh mana praktik yang telah direalisasikan oleh peserta pelatihan setelah menjalani proses pelatihan.

Monitoring ini dilakukan sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan pelatihan yang telah digelar menggunakan  dana dari Dana Bagi Hasil Cuai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).

Hal ini dilakukan semata-mata agar uang yang telah dikucurkan untuk alokasi pelatihan tidak terbuang sia-sia.

“Jadi ada dampak positif bagi peserta pelatihan, harapannya bisa mengembangkan wirausaha yang mampu meningkatkan ekonomi mereka,” kata dia.

Selain itu, kata Rini, pihaknya juga menyiapkan kanal marketplace sebagai wadah pemasaran bagi pelaku UMKM di Kudus yang berangkat dari pelatihan keterampilan maupun yang tidak.

Artinya, kanal tersebut selain sebagai pemasaran juga sebagai pusat display secara digital produk UMKM Kudus.

“Marketplace ini khusus untuk UMKM dari pelatihan yang sudah berlangsung maupun UMKM yang lainnya,” kata dia.

Kanal marketplace tersebut bisa diakses melalui link marketplace.umkmkudus.id. Di dalamnya terdapat bermacam menu. Mulai dari menu yang berisi produk UMKM sampai kategori UMKM.

Rini mengatakan, di dalam kanal tersebut juga sekaligus menjadi ajang pengumpulan data pelaku usaha kecil menengah. Sebab, di dalamnya sudah tertera layanan pendaftaran sebagai pelaku usaha baru.

Kemudian, untuk kanal tersebut ke depan diharapkan bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin mengetahui produk apa saja dari UMKM yang ada di Kudus.

“UMKM di Kudus bisa terwadahi dan lebih mudah untuk mengetahui apa saja produknya,” kata dia.

Diketahui, jumlah UMKM di Kudus mencapai 15.984 pelaku usaha. Sebagian besarnya merupakan pelaku usaha mikro yang jumlahnya mencapai sekitar 15 ribuan unit.

Rini tidak muluk-muluk dalam menaruh harapan pada marketplace ini. Dia juga tidak terobsesi marketplace tersebut bisa menyaingi marketplace besar yang sudah ada.

Baginya, marketplace tersebut bisa tetap ada dan mampu menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil di Kudus merupakan capaian yang menurutnya sudah bagus. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved