Berita Nasional
Rizal Ramli: NU Jangan Jadi Mobil Pelat Merah
Dia berpendapat NU harus tetap menjadi mobil berpelat hitam. Dengan begitu, NU bisa terus besar.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rizal Ramli berharap Nahdlatul Ulama (NU) terus menjadi kendaraan dalam rangka memperjuangkan kepentingan masyarakat Indonesia.
Mantan Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu menyampaikannya dalam acara Halaqah 1 abad NU dengan tajuk 'Gagasan Kontributif Membangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyin' di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2021).
"Jangan sampai NU jadi mobil pelat merah," kata Rizal.
Baca juga: Kominfo: Ditemukan 1,57 Juta Konten Negatif di Internet, Pornografi Paling Dominan Capai 1,1 Juta
Dia berpendapat NU harus tetap menjadi mobil berpelat hitam.
Dengan begitu, NU bisa terus besar.
"Kalau pemerintah bagus wajib hukumnya dipuji, kalau tidak bagus wajib kita katakan itu enggak benar.
Menurut hemat saya, itu yang membuat NU besar," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rizal menyampaikan ekonomi harus berpihak pada rakyat kecil.
Menurutnya, ekonomi Tanah Air bisa maju dengan mengembangkan usaha kecil menengah.
"Kalau menyangkut hal-hal yang penting, menyangkut hak hajat hidup orang banyak, pemerintah harus memihak," tuturnya.
Terkait kondisi ekonomi nasional saat ini, Rizal mengakui, pemerintah harus kerja keras membangkitkan perekonomian bangsa.
Salah satu kuncinya menurut Rizal, dengan memperbanyak usaha kecil menengah.
"Pengusaha kecil ini yang banyak menciptakan lapangan pekerjaan.
Pengusaha kecil ini yang punya inisiatif banyak sekali.
Kedua, kredit macetnya rendah," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rizal-ramli_20160219_153656.jpg)