Breaking News:

Gunung Semeru Meletus

Warga Terjebak Letusan Gunung Semeru Kirim Video Minta Tolong, Petugas Terhalang Awan Panas

Sekitar delapan penambang pasir di Kampung Renteng masih terjebak di kantor penambang pasir akibat erupsi Gunung Semeru.

TRIBUNJATIM.COM/TONY Hermawan
Dampak erupsI Gunung Semeru, Jembatan Piket Nol, di Lumajang, Jawa Timur putus. 

TRIBUNJATENG.COM, LUMAJANG - Sekitar delapan penambang pasir di Kampung Renteng masih terjebak di kantor penambang pasir akibat erupsi Gunung Semeru.

Mereka belum bisa dievakuasi.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Lumajang Indah Masdar.

Baca juga: Jembatan Putus Akibat Letusan Gunung Semeru, 3 Orang Dilaporkan Hilang Setelah Terjebak Kepulan Asap

Tidak hanya itu, dari kawasan yang sama dilaporkan dua orang juga hilang.

“Evakuasi lamban karena mobil tidak bisa masuk ke lokasi, lumpur setinggi lutut kaki, kami juga dibantu komunitas jeep, sampai saat ini masih proses evakuasi,” ujar Indah Masdar dalam jumpa pers virtual Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (4/11/2021).

Gunung Semeru meletuspada Sabtu (4/12/2021) sore, diiringi abu vulkanik membumbung tinggi. 
Gunung Semeru meletuspada Sabtu (4/12/2021) sore, diiringi abu vulkanik membumbung tinggi.  (Istimewa)

Ia mengaku kesulitan menghubungi warga yang terjebak

Sore tadi, mereka juga sempet mengirimkan video minta pertolongan, akan tetapi petugas tidak bisa mengevakuasi karena saat itu masih ada awan panas.

“Kami menunggu surut mudah-mudahan mereka masih selamat,” tuturnya.

Ia bercerita hampir semua rumah di Curah Kobokan hancur.

Ada 300 KK yang terdampak da sebagian besar sudah mengungsi ke Balai Desa Penanggal.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved