Berita Regional
Pantas KKB Papua Miliki Amunisi dan Senjata Api, Ternyata Beli dari 2 Oknum Polisi, Harga Mahal
Kelompok Kriminal Bersenjata KKB Papua membeli amunisi dengan harga mahal kepada dua oknum polisi.
TRIBUNJATENG.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata KKB Papua membeli amunisi dengan harga mahal kepada dua oknum polisi.
Hal itu membuat oknum polisi tersebut nekat menjualnya kepada KKB Papua.
Kasus pemasok senjata dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dk Papua semakin jelas.
Mulai terungkapnya kasus pemasokan amunisi dan senjata setelah satgas Nemangkawi berhasil menangkap dua pemasoknya.
Ternyata keuntungan yang didapat para pemasok cukup besar.
Barang bukti senjata api dan amunisi yang digunakan Kelompok Bersenjata Papua (KKB). (dok. Polda Papua)
Sangat menggiurkan, sehingga dua oknum polisi tersbut berani melakukannya.
Dua pelaku pemasok amunisi ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) berhasil diamankan oleh Satgas Nemangkawi bersama jajaran Polres Nabire, Sabtu (4/12/2021).
Kedua pelaku yakni A dan DW ditangkap saat melintas menggunakan sepeda motor Jalan Poros Wadio-Wanggar, Kabupaten Nabire.
A dan DW diketahui identitasnya berdasarkan informasi dari dua oknum polisi yang sudah ditangkap pada Oktober 2021 lalu yakni AS dan JP.
Oknum polisi ini yang memasok 80 amunisi ke salah seorang pelaku yakni A.
Sedangkan DW berperan menyembunyikan pelaku berinisial A dari pencarian polisi.
"Pelaku berinisial A membeli 80 butir amunisi seharga Rp 12,8 juta," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal, seperti dikutip dari Kompas.id.
Ahmad mengatakan, dua pelaku sempat melarikan diri saat hendak ditangkap, dan memberikan perlawanan ke petugas.
Sehingga dua pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas terukur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kkb-papua-atau-tentara-pembebasan-nasionmb.jpg)