Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Pelatihan ‎Hantaran Pengantin Jadi Peluang Usaha Menjanjikan‎

Peluang usaha di bidang jasa pembuatan hantaran pernikahan dinilai memiliki prospek yang besar.

Penulis: raka f pujangga | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Peserta pelatihan hantaran pernikahan tengah berkreasi membuat bunga dari sehelai kain di BLK Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Peluang usaha di bidang jasa pembuatan hantaran pernikahan dinilai memiliki prospek yang besar.

Hal itulah yang menjadi alasan Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus menggelar pelatihan itu bagi buruh rokok atau keluarganya.

‎Instruktur pelatihan hantaran pengantin, Siti Chotimah menyampaikan, usaha pada bidang tersebut sangat prospektus.

"Ibaratnya selama dunia masih berputar perkawinan masih ada terus, berarti usaha ini masih terus berjalan‎," ujar dia.

Selain menambah penghasilan, usaha itu juga bisa menjadi ladang ibadah karena membantu pasangan yang hendak menikah.

Sehingga pasangan itu tidak perlu repot membuat sendiri hantaran pernikahannya.

"Usaha ini sekaligus membantu sesama yang sedang membutuhkan jasa, biar nggak repot buat sendiri," ujar pemilik Sicho.

Berkembangnya usaha tersebut, kata dia, kembali kepada kreativitas masing-masing peserta.

Termasuk dalam mengembangkan ide menghias hantaran pernikahan, ‎setiap peserta punya selera berbeda.

"Semua kembali kepada masing-masing peserta untuk berkreasi," ucap dia.

Dia hanya mengajarkan metode dasar dalam pembuatan hantaran pengantin. Termasuk teknik membuat‎ hiasannya.

"Teknik dasarnya saya ajarkan sebagian, kemudian saya memberikan gambaran untuk peserta bisa berkreasi," ujar dia.

Dia mencontohkan, dari sehelai kain atau handuk bisa diubah menjadi berbagai bentuk bunga, binatang dan lainnya sesuai keinginan.

Teknik yang dipakai pun berbeda, meskipun bentuk yang diinginkan tersebut sama.

"Misalnya model bunga bermacam-macam ada yang oval dan lancip. Eksekusinya berbeda tergantung kebutuhan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved