Breaking News:

Berita Jateng

BIN Daerah Jateng Gelar Vaksinasi Massal di Juwana Pati, Sasar Pelajar Hingga Lansia

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah menggelar vaksinasi massal di Pati, Banyumas, dan Banjarnegara, Senin (6/12/2021).

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Ramdan, siswa SMPN 4 Juwana, mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 massal di Pendopo Kecamatan Juwana yang digelar Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, Senin (6/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah menggelar vaksinasi massal di Pati, Banyumas, dan Banjarnegara, Senin (6/12/2021). Kegiatan ini menyasar pelajar dan masyarakat umum.

Di Pati, pelaksanaan vaksinasi dilakukan di dua titik, yakni Pendopo Kecamatan Juwana dan GOR Desa Growong Lor. Dalam kegiatan ini Binda Jateng bekerja sama dengan Puskesmas Juwana.


Petugas Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Juwana, Rukmanasari, mengatakan bahwa selain dilaksanakan terpusat di dua tempat tersebut, pihaknya bersama Binda Jateng juga melakukan kunjungan rumah ke rumah (door to door) terhadap sasaran vaksin tertentu.

Baca juga: Hotline Semarang: Kapan Perjalanan Umrah Dibuka Kembali?

Baca juga: Congol Kelurahan Karangjati Kecamatan Bergas Menjadi Pioneer Kampung Tangguh Candi Bersih Narkoba

Baca juga: Bupati Tegal Beri Penghargaan Top 28 Wirausaha Pemuda, Tandatangani MoU dengan Kemenkumham


“Total sasaran kami 3 ribu. Kami punya sasaran untuk vaksin kedua maupun pertama, jenis sinovac dan pfizer. Sasaran kami juga ada lansia yang tidak bisa menuju akses pelayanan atau tempat yang tersentral, jadi kami juga door to door ke tempat pelayanan di desa,” ujar dia.


Ia menyebut, di Juwana, dari total sasaran 67,8 ribu orang, vaksinasi telah mencapai 86,4 persen.


“Vaksinasi 100 persen untuk Juwana diharapkan akhir tahun ini bisa tercapai. Seluruh masyarakat Juwana diharapkan bisa mendukung Pati menuju PPKM Level 1,” kata Rukmanasari.


Kasi Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati, Joko Santoso, berharap kegiatan ini bisa mempercepat penuntasan vaksinasi di Pati, yang sejauh ini secara keseluruhan sudah mencapai 65 persen.


Ia juga mewanti-wanti warga agar waspada terhadap kemungkinan lonjakan Covid-19 pada momen natal dan tahun baru ini.


“Mengingat tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 kita dibuat PPKM Level 3 semua, diharapkan semua masyarakat di Pati waspada. Terlebih beberapa hari ini ada info jenis baru Covid-19, yaitu omnicron,” kata Joko.


Ia mengatakan, meski di Pati jarang ada Warga Negara Asing (WNA), masyarakat tetap harus berjaga-jaga dengan adanya varian virus baru dari luar negeri tersebut.

Baca juga: Video Detik-Detik Terduga Pelaku Penculikan Pegawai Karaoke Ancam Keluarga Korban Pakai Video

Baca juga: Dana Desa di Kebumen Naik Tahun 2022, Bupati Dorong Desa Melek Internet dan Penguatan Bumdes

Baca juga: Sekertaris DPD Gerindra Jateng Laporkan Mantan Ketua DPC Blora ke Polda Jateng


“Yang kita waspadai sekarang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari luar negeri. Ini akan jadi perhatian kami, terutama Puskesmas. Harapan kami PMI ketika pulang harus dikarantina, baik dia positif atau negatif (hasil tes swabnya),” tandas dia.


Ramdan, siswa kelas IX SMPN 4 Juwana merupakan satu di antara peserta kegiatan vaksinasi yang digelar Binda Jateng.


“Saya ke sini diajak guru. Menurut saya vaksin penting karena untuk kesehatan dan mencegah covid. Tapi saya sempat takut awalnya, karena ada cerita-cerita setelah vaksin sakit. Namun setelah disuntik rasanya biasa saja,” ujar dia. (mzk)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved