Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KKN IAIN Kudus

LPPM IAIN Kudus Paparkan RPKP Wisata Bukit Patiayam

Kami harap dokumen RPKP ini tidak sekadar menjadi benda mati yang tidak ada tindak lanjutnya.

Editor: abduh imanulhaq
IAIN KUDUS
Kadinas PMD dan Wakil Rektor 1 IAIN Kudus bersama peserta FGD bersama menyampaikan salam PKP 

TRIBUNJATENG.COM - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Kudus memaparkan RPKP Kawasan Wisata Bukit Patiayam di depan Pemkab Kudus dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Gedung Multimedia Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus, Selasa (7/12/2021).

FGD ini dihadiri oleh Wakil Rektor I IAIN Kudus Prof Dr H Supa’at MPd, Ketua LPPM H Mohammad Dzofir MAg dan Kepala Dinas PMD Kabupaten Kudus Drs Adhi Sadono Murwanto MM.

Hadir pula 7 kepala desa di Kawasan Wisata Bukit Patiayam yang terdiri dari Desa Gondoharum, Desa Terban, Desa Klaling, Desa Tanjungrejo, dan Desa Honggosoco di Kecamatan Jekulo serta Desa Kandangmas dan Desa Rejosari di Kecamatan Dawe,

FGD ini juga dihadiri oleh semua OPD di lingkungan Pemkab Kudus.

Dalam sambutannya Prof Dr H Supa’at MPd menyampaikan IAIN Kudus mencoba mendarmabaktikan keahliannya pada bagian dan peran penting dalam pembangunan.

IAIN Kudus juga mencoba bersinergi dengan Pemkab dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Semua ini dilakukan dalam rangka kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh dan melanggengkan sinergi antara IAIN Kudus dengan Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Kabupaten. Salah satunya dengan kegiatan penyusunan RPKP ini," jelasnya.

Adapun Drs Adhi Sadono Murwanto MM menyampaikan MoU antara IAIN Kudus dengan Pemkab Kudus sudah dilaksanakan sebanyak 2 kali.

Salah satunya adalah Perjanjian Kerja Sama (PKS) berkaitan dengan beberapa hal, di antaranya pemetaan potensi desa dan penyusunan RPKP.

Lebih lanjut Adhi menuturkan pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) merupakan salah satu jalan untuk mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satunya dengan mengelompokkan beberapa desa yang memiliki potensi yang sama.

Kemudian dikelompokkan dan disusun rencana pembangunan dan pengembangannya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu wujud realisasinya adalah penyusunan RPKP Kawasan Wisata Bukit Patiayam yang memiliki potensi wisata sejarah, budaya, alam, kuliner, agro wisata, dan wisata minat khusus,” ujarnya.

Selanjutnya RPKP ini akan ditetapkan dengan Peraturan Bupati (Perbup).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved