Breaking News:

Berita Pati

Songsong MEA 2025, Pelaku UMKM Pati Dibekali Ilmu Pemasaran Digital

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Kartina Sukawati berkolaborasi menggelar kegiatan pelatihan pemasaran digital

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Pelatihan pemasaran digital bagi UMKM yang digelar PWI Pati bersama anggota DPRD Jateng Kartina Sukawati di Plaza Pragolo, Sabtu (11/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Kartina Sukawati berkolaborasi menggelar kegiatan pelatihan pemasaran digital untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Sabtu (11/12/2021).

Pelatihan yang berlangsung di aula Plaza Pragolo Pati ini menghadirkan Raymond Ignatius, seorang praktisi e-commerce, sebagai pembicara.

Kegiatan ini diikuti 49 orang pelaku UMKM.

Kristi, pelaku UMKM makanan ringan, mengaku mendapat pengetahuan bermanfaat dalam pelatihan ini.

“Kami jadi lebih tahu untuk pemasaran produk, agar lebih meluas di semua kalangan.

Selama ini saya cuma memasarkan secara offline, door to door, sama teman-teman UMKM. Selama ini belum pernah jualan di marketplace. Karena itu acara ini membantu banget, saya jadi tertarik (pasarkan produk di platform digital),” kata pemilik usaha kue kering Zeze Snack ini.

Sementara, Ketua PWI Pati, Moch Noor Effendi, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program PWI Pati di samping PWI Peduli dan literasi media.

“Kami juga ada program untuk UMKM. Secara kontinyu akan kami lakukan. Kami sengaja ambil topik digital marketing karena sesuai kebutuhan pelaku UMKM dan kondisi sekarang.

UMKM memang butuh beradaptasi dengan era saat ini,” ujar pria yang akrab disapa Fendi ini.

Dia mengatakan, ke depan pihaknya akan terus melakukan program yang bermanfaat bagi UMKM. Di antaranya ialah membantu publikasi UMKM di media dan mengadakan kontes yang bisa memotivasi pelaku UMKM.

Sementara, anggota DPRD Jateng Kartina Sukawati berharap kerja sama semacam ini bisa terus berlanjut. Bahkan dengan skala lebih besar.

“Pelatihan ini memang skala kecil. Namun ketika nanti level PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sudah turun dan sudah diperbolehkan menggelar acara skala besar, akan kami adakan. Ini harus berlanjut, setelah ini ada pelatihan-pelatihan lain,” ujar perempuan yang akrab disapa Ina ini.

Dia mengatakan, topik pemasaran digital penting dipahami UMKM pada masa sekarang, di mana arus ekonomi dan perdangan sudah terbuka secara global.

“Apalagi 2025 nanti akan ada Masyarakat Ekonomi ASEAN, di mana seluruhnya terbuka untuk masyarakat Asia (Tenggara). Maka UMKM harus siap. Mau tidak mau harus melek teknologi, melek IT, melek digital, dalam menjalankan usaha,” tandas Ina. (mzk)

Baca juga: Tak Terima Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Anak Kiai Jombang Gugat Kapolda Jatim Rp100 Juta

Baca juga: Komunitas Disabilitas Kudus Galang Dana Untuk Korban Semeru‎

Baca juga: Tahun Ini BRI Pati Salurkan KUR Mikro Hingga Rp 1,8 Triliun

Baca juga: Siswa SMKN Jenawi dan Relawan Tanam Pohon Dalam Pelestarian Alam dan Sumber Mata Air di Lereng Lawu

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved