Breaking News:

Berita Pekalongan

Bunda PAUD Inggit Soraya Kembali Hibur Anak-anak Terdampak Banjir Rob

Kepedulian untuk anak-anak terdampak banjir rob terus dilakukan lewat trauma healing.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya (berkebaya warna pink) saat memberikan trauma healing kepada anak-anak yang terdampak banjir rob di Bugisan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kepedulian untuk anak-anak yang terdampak banjir rob terus dilakukan melalui kegiatan trauma healing.

Kali ini Bunda PAUD Kota Pekalongan turut berkolaborasi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pekalongan dan Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FKKKS) SD Kota Pekalongan di daerah Bugisan, Kecamatan Pekalongan Utara untuk memberikan trauma healing.

Inggit Soraya selak

Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan trauma healing kepada anak-anak yang terdampak banjir rob di Bugisan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya (berkebaya warna pink) saat memberikan trauma healing kepada anak-anak yang terdampak banjir rob di Bugisan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

u Bunda PAUD Kota Pekalongan menyampaikan kegiatan trauma healing di wilayah Bugisan ini hampir sama dengan kegiatan sebelumnya di Degayu yang tujuannya untuk menghibur khususnya anak-anak yang terdampak banjir rob. 

"Pada hari ini kita berkolaborasi dengan PGRI dan FKKKS SD untuk berbagi dan memberikan hiburan, sedikit mengurangi kesedihan masyarakat daerah bugisan," kata Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya, Selasa (14/12/2021).

Pihaknya berharap bencana banjir rob ini dapat segera tertangani, teratasi dan menemukan solusinya.

"Mudah-mudahan banjir rob ini segera teratasi, karena dari tahun ke tahun kita belum mendapat solusi hanya bisa memberikan bantuan-bantuan, harapannya nanti bisa teratasi daerah yang terkena banjir rob seperti di daerah bugisan ini," imbuhnya.

Sementara itu Ketua PGRI Kota Pekalongan, Mabruri mengatakan, bahwa kegiatan ini dapat terealisasi atas dasar kepedulian dari para guru dan kepala sekolah.

"Selain itu, kami juga membagi paket perangkat kesehatan seperti sabun, pampers, minyak kayu putih, biskuit untuk lansia, serta jajanan untuk anak-anak sejumlah 100 paket."

"Memang jumlahnya tidak besar, tetapi bentuk dari keprihatinan, kepedulian, empati, dari para guru dan kepala sekolah kepada warga terdampak banjir rob di bugisan ini," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved