Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Inovasi Layanan Gratis Bagi Pasien RSUD Suradadi Kabupaten Tegal Lewat Siput Perkasa

Inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi poin penting yang selalu diwanti-wanti dan digencarkan oleh Bupati Tegal Umi Azizah.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Direktur RSUD Suradadi Ruszaeni, saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu (15/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi poin penting yang selalu diwanti-wanti dan digencarkan oleh Bupati Tegal Umi Azizah tak terkecuali di RSUD Suradadi.

Beberapa inovasi sudah mulai dilakukan, baik di layanan maupun standar operasional prosedur (SOP).

Namun yang pertama dan sangat menarik yaitu program layanan gratis siap antar jemput pasien periksa yang kemudian disingkat Siput Perkasa.

Baca juga: Kampus Negeri Dilarang Angkat Dosen Honorer, Bagaimana Nasib Dosen Non-PNS yang Sudah Mengajar?

Baca juga: Polisi Akui Salah Tak Tolong Korban Tabrak Lari: maaf sedang buru-buru

Menurut Direktur RSUD Suradadi Ruszaeni, program Siput Perkasa ini merupakan layanan berfokus pada pasien rawat jalan yang fungsinya berbeda dengan ambulan.

Menyasar pasien atau masyarakat yang tidak memiliki kendaraan atau kesulitan transportasi dan membutuhkan layanan. 

"Hadirnya Siput Perkasa kami terinspirasi ketika melihat bus sekolah, bus trans Semarang, ataupun trans Jakarta. Jadi kami menyediakan shelter (tempat pemberhentian) di masing-masing Kecamatan. Mobil Siput Perkasa ini setiap satu jam akan keliling sesuai shelter yang ada, pasien kami jemput dan setelah selesai kami antar kembali ke shelter semula," jelas Ruszaeni, pada Tribunjateng.com, Rabu (15/12/2021).

Sementara ini, lanjut Ruszaeni, layanan Siput Perkasa baru menjangkau tiga titik yaitu Kecamatan Warureja, Kecamatan Suradadi, dan Desa Jatibogor. 

Sedangkan jumlah shelternya sendiri baru ada lima dan masih bisa dikembangkan lagi bergantung kesiapan kendaraannya. 

"Layanan Siput Perkasa ini gratis tanpa dipungut biaya apapun. Mobilnya nyaman, aman, dan ber ac juga. Sementara baru ada tiga mobil yang digunakan untuk layanan tersebut," ungkapnya.

Baca juga: IAIN Kudus Raih Peringkat Kedua Kinerja Pelaksanaan Anggaran

Baca juga: Mahasiswa Universitas Harapan Bangsa Purwokerto Gelar Aksi Galang Dana bagi Korban Erupsi Semeru

Baca juga: Video Detik-detik Penggerebekan Ketua Pemuda Pancasila Blora, Ada Apa?

Program yang sekarang ini menjadi unggulan dan masih akan terus dikembangkan, sudah berjalan sekitar tiga atau empat bulan yang lalu. 

Jika tidak ada halangan, pada awal tahun 2022 mendatang jangkauan shelter akan diperluas ke wilayah lainnya. 

"Kami berkoordinasi dengan pihak Desa, nah nantinya Kepala Desa yang woro-woro ke warga semisal ada yang sakit dan butuh bantuan untuk diantar silahkan menunggu di shelter ini kurang lebih gambarannya seperti itu. Nanti mobil kami akan datang ke shelter, intinya antar jemput dan keliling setiap sejam sekali," tuturnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved