Breaking News:

Inovasi Layanan Jadi Kunci Peningkatan Transaksi BRILink

Kepala Cabang BRI Slawi Sunarto menerangkan, syarat untuk menjadi agen BRILink sangatlah mudah.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/DESTA LEILA KARTIKA
BRILINK DI PELOSOK - Agen BRILink di p elosok desa Pamiritan Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal berkembang pesat dengan berbagai layanan transaksi. (TRIBUNJATENG/DESTA LEILA KARTIKA) 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kepala Cabang BRI Slawi Sunarto menerangkan, syarat untuk menjadi agen BRILink sangatlah mudah.

Syarat pertama, orang yang bersangkutan harus menjadi nasabah bank BRI terlebih dahulu baik yang simpanan ataupun pinjaman. Kemudian syarat kedua, harus memiliki surat keterangan usaha bisa melalui Desa.

Ketiga, wajib melampirkan kartu keluarga (KK) untuk menunjukkan dari sisi layanan administrasi yaitu memiliki legalitas yang jelas, sehingga dalam jangka panjang diharapkan bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kalau membahas modal, sebenarnya sangat tergantung dengan kebutuhan transaksi para agen. Sepanjang agen mampu meningkatkan inovasi layanan dengan baik, otomatis transaksi akan meningkat. Kuncinya kalau menurut saya adalah inovasi pada layanan," terangnya.

Sampai saat ini, jumlah agen BRILink yang sudah bergabung atau dikelola Bank BRI kantor cabang Slawi kurang lebih 2.000 agen. Yaitu tersebar di pelosok Desa wilayah Kabupaten Tegal bagian selatan.

Satu di antara agen BRILink yang sukses adalah Hasnah. Agen BRILink di Desa Pamiritan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, ini dulunya hanya bermodal Rp 25 jutaan. Sekarang omzet bulanan lebih dari Rp 300 juta.

Hasnah mulai jadi Agen BRILik sejak tahun 2015. Lokasi agen tersebut di pelosok desa. Awal buka agen BRILink tiap hari Hasnah sosialisasi kepada warga apa saja fungsi agen ini. Dan yang tak kalah penting meyakinkan kepada warga bahwa transaksi di Agen BRILink cepat, aman, mudah dan tidak antre.

Dia juga punya usaha toko pakaian. Namun sejak Agen BRILink menampakkan hasil, kemudian dia fokus ke agen BRILink. Di agen BRILink Hasnah bisa melayani setor tunai, tarik tunai, registrasi, bayar listrik, bayar iuran PDAM, bayar telepon, bayar cicilan, isi pulsa, transfer, top up Brizzi dan sebagainya.

Hasnah memberi contoh, satu orang transaksi senilai Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta maka dia mendapat fee Rp 3 ribu atau Rp 5 ribu. Jika dalam sehari ada 100 transaksi artinya ada pemasukan fee Rp 500 ribu. Itu hanya dalam satu agen saja. "Sekarang ini saya sudah membuka dua agen BRILink di wilayah Balapulang," tutur dia. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved