Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Gibran Bersama Dandim dan Kapolresta Solo Cek Kesiapan Ibadah Natal

Gibran mengungkapkan, pihaknya akan menyiapkan scan barcode Aplikasi Peduli Lindungi untuk gereja yang saat ini belum punya

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Berikut ini video Gibran bersama Dandim dan Kapolresta Solo cek kesiapan ibadah Natal.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bersama Dandim 0735/Ska Letkol Inf Devy Kristiono dan Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak keliling pastikan kesiapan gereja laksanakan ibadah Natal, Kamis (16/12/2021). 

Pertama, rombongan memastikan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) di Gereja Santo Paulus Kleco, lalu Gereja Santo Petrus Purwosari, dan Gereja Baptis Indonesia (GBI) Penumping Laweyan. 

Di gereja-gereja tersebut, Gibran mengecek penerapan protokol kesehatan seperti penataan tempat duduk jemaat, adanya tempat cuci tangan, dan pengaturan jemaat yang masuk gereja. 

Gibran mengungkapkan, pihaknya akan menyiapkan scan barcode Aplikasi Peduli Lindungi untuk gereja yang saat ini belum punya. 

Dari hasil pengecekan di Gereja Santo Paulus Kleco, dia menyebut penerapan SOP sudah sangat ketat meski belum memiliki scan barcode. 

"Yang jelas SOP di Gereja Santo Paulus ini sudah sangat ketat sekali. Tadi saya lihat pengaturan kursinya juga sudah ada tandanya, disiapkan juga ruang kesehatan," ungkapnya. 

Selain itu, pihak gereja juga memberi fasilitas fasilitas live streaming bagi jemaat yang tidak memungkinkan untuk ikut ibadah secara langsung. 

"Untuk jemaah yang mungkin tidak enak badan, jadi tidak perlu memaksakan diri untuk datang. Nanti mengikuti ekaristi dari rumah," jelasnya. 

Terkait pengamanan, Gibran menyebut ada dukungan dari Kodim 0735/Ska dan Polresta Solo untuk memastikan pada hari H pelaksanaan misa Natal berjalan aman. 

Sementara itu, Romo Kepala Gereja Santo Paulus Kleco, Emmanuel Nuwa menyampaikan, meskipun belum dipasangi barcode Peduli Lindungi pihaknya sudah menyipkan semacam 'tiket' masuk. 

"Jadi ada kartu misa. Kartu sudah dibagikan, kalau tanpa kartu tidak diizinkan ikut misa ekaristi, jemaat wajib membawa kartu misa," ungkapnya. 

Menurutnya, kartu misa itu digunakan untuk memastikan keamanan dan penerapan protokol kesehatan terkait kuota jemaat di gereja tersebut. 

"Itu imbauan saya untuk umat yang akan mengikuti ekaristi di Gereja Santo Paulus. Selain itu, umat yang akan ikut misa sudah vaksin semua," ungkapnya. 

Pastikan Keamanan Gereja 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved