Airlangga Hartarto
Menko Airlangga Hadiri Kongres PII: Para Insinyur Dapat Berperan dalam 3 Visi Presidensi G20
Profesi insinyur dikenal sebagai problem solver yang mampu memberikan solusi praktis dalam menyelesaikan berbagai masalah.
Inisiatif ini mempunyai target penciptaan proyek mercusuar berupa pemanfaatan sistem komunikasi Satelit Orbit Rendah untuk meningkatkan inklusivitas digital di seluruh dunia.
Ketiga adalah visi transisi energi. Terkait visi ini , insinyur dapat membantu penciptaan model-model adopsi teknologi yang mempercepat penurunan emisi karbon, seperti transisi energi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan dan pengembangan high voltage direct current transmission.
Upaya ini akan didukung oleh model baru mekanisme pendanaan berkelanjutan yang melibatkan sektor swasta.
Pemerintah juga berkomitmen untuk menyediakan dukungan antara lain melalui Insentif Fiskal dan Pendanaan Riset Inovatif Produktif, dukungan tersebut berupa program pendanaan riset baik kompetitif maupun inisiatif yang ditujukan untuk peningkatan kemampuan daya saing bangsa melalui komersialisasi produk/teknologi atau implementasi kebijakan/tata kelola atau publikasi yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
Guna mendorong inovasi di sektor swasta, atau bagi para insinyur yang berkecimpung di dunia usaha, Pemerintah juga telah menyediakan insentif berupa Super Deduction Tax untuk perusahaan yang melakukan kegiatan Litbang atau Research and Development melalui Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 153/PMK.010/2020 tentang Pemberian Pengurangan Penghasilan Bruto Atas Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Tertentu di Indonesia.
Pemerintah juga terus mendukung PII untuk melakukan penguatan insinyur profesional di Indonesia hingga bisa mencapai jumlah insinyur yang dibutuhkan.
“Saya berharap semoga PII dapat terus mendorong lahirnya insinyur-insinyur Indonesia yang handal, sehingga menguatkan posisi Indonesia dalam percaturan kepemimpinan dunia,” pungkas Menko Airlangga.
Dalam kesempatan tersebut, PII menganugerahkan penghargaan tertinggi Outstanding Lifetime Acchievement Awards kepada Ir. Soekarno, Ir. Djuanda Kartawidjaja, dan Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie.
Hadir Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat John Wempi Wetipo, Gubernur Bali Wayan Koster, dan Ketua Umum PII Heru Dewanto. (*)