Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Nasib Apes Pasien Covid-19 Wisma Atlet Gara-gara Omicron, Sudah Sebuh Terhalang Lockdown

Nasib apes dialami para pasien Covid-19 di wisma atlet gara-gara varian Omicron.

Editor: rival al manaf
Warta Kota/Alex Suban
Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat, dipersiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat penanganan Covid-19 Minggu (22/3/2020). Ruangan di tower 7 lantai 1, 2, dan 3 dimodifikasi menjadi ruang ICU, radiologi, hingga farmasi. Rumah sakit ini siap dioperasikan Senin (23/3). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Nasib apes dialami para pasien Covid-19 di wisma atlet gara-gara varian Omicron.

Mereka yang sudah sembuh dan dinyatakan negatif belum boleh pulang karena Wisma Atlet diterapkan 'Lockdown'

Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran memberlakukan lockdown menyusul temuan adanya petugas kebersihan di rumah sakit itu yang terpapar varian baru corona B.1.1.529 atau Omicron.

Baca juga: Selebgram Brasil Kebanjiran Ucapan Belasungkawa gara-gara Namanya Mirip Laura Anna

Baca juga: Diam-diam Young Jae Bangga pada Ji Eun Sinopsis Drakor Full House Episode 5

Baca juga: Guru Pesantren di Tasikmalaya Cabuli Santriwati yang Sedang Sakit, Awalnya Pura-Pura Memijat

Koordinator humas RSDC Wisma Atlet Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, dengan adanya lockdown ini maka pasien di RS Wisma Atlet yang sudah sembuh akan tertunda kepulangannya.

"Mestinya seperti itu (pasien yang sembuh belum boleh pulang)."

"Nanti kita liat lagi perkembangan di lapangan karena kita melaksanakan perintah Satgas Covid-19 nasional."

"Kita harus lockdown, kita akan lockdown," kata Mintoro kepada Kompas.com, Jumat (17/12/2021).

Menurut Mintoro, lockdown hanya diberlakukan di Wisma Atlet Kemayoran.

Sementara Wisma Atlet Pademangan yang diperuntukkan untuk karantina WNI dari luar negeri tidak diberlakukan lockdown.

Mintoro menyebut, lockdown akan mulai berlaku per hari ini sampai tujuh atau sepuluh hari kedepan.

Manajemen RS Wisma Atlet Kemayoran saat ini masih mempertimbangkan apakah akan menerima atau menolak pasien yang masuk selama pemberlakuan lockdown itu.

"Nanti kita sesuaikan dengan aturan lebih lanjut lagi, karena nanti susah kalau ada yang positif (mau masuk). Masih kita pertimbangkan lagi untuk perawatan pasien," kata Mintoro.

"Tetap ada upaya untuk yang sakit kita obati, tapi ada pembatassan masuk dan keluar sesuai arahan pimpinan," sambungnya.

Selain lockdown, manajemen Wisma Atlet juga sudah melakukan upaya tracing pada semua pekerja dan pasien yang ada disana.

Hal ini untuk mengetahui apakah ada pekerja atau pasien yang juga terpapar varian Omicron.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved