Selasa, 26 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Pacu UMKM, Pemprov Jateng Kembali Bangun Hetero Space Untuk Anak Muda

Untuk memacu peningkatan UMKM, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali membangun Hetero Space bagi anak muda kreatif dan pelaku UMKM. 

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: Catur waskito Edy
dok
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Untuk memacu peningkatan UMKM, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali membangun Hetero Space bagi anak muda kreatif dan pelaku UMKM

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan setelah sukses menjalankan Hetero Space di Semarang, kali ini Pemprov Jateng membangun kembali platform tersebut di Kota Surakarta.

Hetero Space Solo akan diresmikan pada 19 Desember 2021 oleh Gubernur Jateng dan Wali Kota Surakarta.

"Alasan dipilihnya Kota Surakarta, karena besarnya dukungan dari Wali Kota Surakarta yang memberikan angin segar bagi tumbuhnya berbagai usaha kreatif.

Terutama pada sektor usaha fashion, kriya dan kuliner serta bagi berkembangnya inovasi produk barang/jasa," kata Taj Yasin, dalam dialog virtual Program Dinamika bertajuk "Memberdayakan Para Generasi Muda Dalam Memberikan Warna Baru Bagi Ekonomi Kreatif Seperti UMKM dan Start up", Jumat (17/12/2021).

Taj Yasin menambahkan, anak muda Jawa Tengah hari ini memiliki banyak potensi.

Dia mencontohkan, sebuah startup besutan anak muda di Surakarta bernama Beehive Drones yang mampu membantu para petani meningkatkan efisiensi kerja pertanian.

Kata dia, Beehive Drones dapat membantu menyemprotkan pupuk hingga pestisida.

Selain itu juga dikembangkan untuk memetakan data pertanian yang dapat membantu pemerintah dalam melakukan analisa.

"Hal tersebut selaras upaya pengembangan teknologi pertanian untuk diterapkan di Jateng. Kita membutuhkan lebih banyak innovator seperti mereka di Jawa Tengah," tandasnya.

Orang nomor dua di Jateng itu menjelaskan Hetero Space yang dibangun di Surakarta akan lebih mendorong usaha kreatif pada bidang boga/ kuliner dan wood (kayu).

Dia menegaskan, melalui fasilitas yang disediakan untuk ruang berkarya para pelaku usaha dapat menumbuhkan program yang berkesinambungan bagi stakeholder. 

"Salah satu upaya tersebut (program di hetero) juga berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti komunitas, media, pemerintah, pendidikan dan sektor swasta.

Objektifnya sama dengan Semarang, karena diperlukan ekosistem yang satu. Yang membedakan adalah fokus area industri kreatif yang didalamnya," terang dia.

Lebih jauh, Taj Yasin menerangkan Hetero Space dibangun atas diskusi intensif berbagai pihak.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved