Pengunjung Pantai Ngebum Tembus 5.000 Orang
Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kendal mulai dipadati pengunjung menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kendal mulai dipadati pengunjung menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Satu di antaranya adalah Pantai Ngebum di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu.
Pantai dengan kapasitas pengunjung hingga 7.000 orang lebih ini menjadi jujukan utama wisatawan lokal.
Terlebih saat libur sekolah akhir semester ganjil 2021/2022 mulai bergulir.
Sekretaris pengelola Pantai Ngebum, Bumdes Moroberkah Desa Mororejo, Bahrul Ulum menyebut, jumlah pengunjung pantai terus mengalami peningkatan sepekan terakhir.
Kata dia, pengunjung tembus hingga 5000 orang dalam sehari, utamanya ketika Sabtu dan Minggu.
"Sejak akhir November lalu, pengunjung pantai menurun hanya di angka 3000 orang saja karena wacana PPKM diperketat. Satu pekan ini baru terlihat peningkatan sejak kebijakan itu tidak jadi diterapkan," terangnya, Minggu (19/12/2021).
Kenaikan pengunjung hingga 2000 orang saat weekand ini disambut baik pengelola pantai untuk meningkatkan pendapatan.
Termasuk para pelaku usaha yang menggantungkan hidupnya sebagai pedagang di lokasi pantai.
Namun demikian, Bahrul telah melakukan persiapan untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan Covid-19.
Pihaknya telah mengumpulkan semua pelaku usaha bersama tim Satgas Penanganan Covid-19 desa untuk menata ulang prosedur pencegahan virus corona.
Mulai dari kelengkapan sarana penunjang protokol kesehatan tiap stand usaha, dan menambah tim pemantau prokes hingga belasan petugas.
Sejumlah orang ditempatkan untuk mengawasi kegiatan pengunjung agar tidak terjadi kerumunan dalam satu tempat, sehingga penyebaran virus bisa ditekan lebih maksimal.
"Kalau jumlah pengunjung, kami bisa menampung 7500 orang dari pagi sampai sore. Untuk protokol kesehatannya aman, sudah kami lengkapi lebih banyak lagi," ujarnya.
Khusus mengahadapi libur Natal pada 25 Desember nanti, pengelola pantai meminta bantuan Satgas Covid-19 desa setempat untuk membantu pengawasan protokol kesehatan pengunjung.
Mulai dari pintu masuk, lahan parkir, area pantai, hingga pusat-pusat jajanan dan minuman.
Bahrul mengimbau kepada pengunjung pantai untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah diatur.
Wajib memakai masker, vaksinasi dua dosis, dan diimbau agar tidak membawa anggota keluarga terlalu banyak.
Karena kesehatan dan keselamatan hal yang paling utama saat ini.
"Prinsip, kami sudah siapkan segala sesuatunya. Pelaku usaha yang ada di dalam lokasi pantai sudah menyiapkan sarana prokesnya. Antusias mereka sangat tinggi setelah terdampak penutupan wisata beberapa waktu lalu," terang Bahrul.
Seorang pengunjung pantai, Nikmatul Hanifah mengatakan, berwisata pada pekan ini dipilih keluarganya untuk menghindari kerumunan yang berlebih.
Kata dia, jika hendak berwisata pada Minggu depan, ia khawatir semua tempat wisata akan penuh dipadati pengunjung.
Karena bertepatan pada momen hari libur setelah perayaan Natal.
"Refreshingnya memang sengaja minggu ini, kalau minggu depan pasti padat. Kami sengaja menghindari kerumunan di tempat wisata, biar tidak beresiko tinggi," kata dia.
Pengunjung lain, Satrio mengaku senang dengan tetap dibukanya tempat-tempat wisata momen libur akhir Desember ini.
Baginya, momen ini yang sangat ditunggu masyarakat untuk sejenak merehat pikiran dari penatnya aktifitas.
Disinggung soal protokol kesehatannya, Satrio berkomitmen untuk selalu menjaga prokes di manapun berada.
Termasuk saat berlibur di tempat-tempat wisata dengan keluarga ataupun teman-temannya.
"Kebijakan pemerintah tetap membuka tempat wisata ini bagus, harus didukung masyarakat. Karena ini juga kebutuhan masyarakat. Soal prokes tetap nomer satu, tidak boleh tidak, harus pakai masker di tempat umum," terangnya.
Di lain sisi, Bupati Kendal Dico M Ganinduto berpesan kepada semua pengelola tempat wisata di Kabupaten Kendal untuk memperketat protokol kesehatan bagi pengunjung.
Ia juga mengimbau masyarakat Kendal untuk selalu mematuhi protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah, termasuk ketika berwisata.
Meski tempat-tempat wisata tetap dibuka saat Nataru ini, Dico berharap masyarakat tetap meminimalisir kegiatan di tempat-tempat umum jika tidak terlalu penting, agar terhindar dari paparan Covid-19.
"Kendal saat ini berada di level 1 PPKM, vaksinasi juga lebih dari 80 persen. Tetapi, masyarakat tidak boleh lengah. Kalau berwisata, jaga protokol kesehatannya, untuk kesehatan diri, keluarga, dan pengunjung lainnya," terang Dico. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pantai-Ngebum-19-desember-2021.jpg)